Selasa, 16 Oktober 2018 – 23:28 WIB

Terima Kasih, Pak Mentan Proaktif Menggerakkan Tim Sergap

Kamis, 08 Februari 2018 – 17:48 WIB
Terima Kasih, Pak Mentan Proaktif Menggerakkan Tim Sergap - JPNN.COM

jpnn.com, TUBAN - Sejak awal Februari 2018 Tuban telah memasuki panen raya. Harga gabah semula Rp 5.800 - Rp 6.000, kini turun menjadi Rp 4.500 - Rp 4.600 per kilogram. Harga ini tiap hari terus turun karena semakin banyak panen.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban Murtadji pada acara panen raya di Kecamatan Soko, Tuban, Kamis (8/2).

“Di lokasi panen ini dominan padi Ciherang dengan hasil 7 - 8 ton per hektare,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman pahit tahun lalu, musim panen raya harga gabah maksimal cuma Rp 3.200.

“Terima kasih ini Pak Mentan Andi Amran Sulaiman proaktif sekali, langsung menggerakkan Tim Serap Gabah Petani (Sergap) terdiri dari Dandim bersama Distan, BRI dan Bulog. Ini Tim Sergap sudah membawa uang tunai Rp 41 juta beli gabah di sawah ini,” jelasnya.

"Target panen 185 hektare Desa Mojoagung dan 89 hektare Desa Kendalrejo ini dibeli Tim Sergap semua dalam seminggu ke depan. Demikian juga Tim Sergap mengawal dan membeli gabah di desa dan kecamatan lainnya,” ungkapnya.

Hadir dalam acara "panen raya dan sergap" di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, wakil dari Bulog, Bank BUMN, PT PKG, dan para petani.

Pada saat panen raya tersebut, Wakil Bupati Nahar memberi sambutan "pada Februari ini panen padi 10 ribu hektar dan Maret 22 ribu hektar"

“Produksi pagi Tuban 2017 sebesar 620 ribu ton, dikonsumsi penduduk Tuban 40 persennya. 60 persen sisanya surplus sebesar 250 ribu ton beras dipasarkan ke daerah lain" terangnya

SHARES
TAGS   Kementan
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar