Tetap Pilih Jalur Album

Sheila on 7 Tak Larut lewat Ring Back Tone

Tetap Pilih Jalur Album
Sheila On 7 saat ditemui di Graha Pena, Jakarta, Senin (21/3). FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
JAKARTA - Sekarang ini strategi penjualan album mulai bergeser ke penjualan ring back tone (RBT). Bagi banyak pelaku belantika musik tanah air, menjual karya dengan RBT dianggap lebih efektif. Tidak pusing dengan pembajakan dan tidak harus memiliki album. Membuat satu single saja sudah bisa menghasilkan.

Tapi, Sheila on 7 (SO7) tidak mau mengikuti arus itu. Bagi mereka, strategi untuk bisa bertahan di dunia musik adalah membuat album. "Kalau ibarat makan itu, ada appetizer, main course, dan dessert. Buat kami, RBT itu cuma jadi appetizer dan dessert. Main course-nya tetap membuat album," tegas Duta, vokalis, saat berkunjung ke Graha Pena Jakarta bersama SO7 kemarin.

Di tengah maraknya sistem penjualan lagu lewat RBT, akhirnya banyak band maupun penyanyi yang kemudian memanfaatkannya karena memang menguntungkan. Bermodal satu single atau hanya mini album masih tetap bisa eksis dan materi mengalir.

"Yang lain mau begitu sih tidak apa-apa. Tapi, kami pribadi sejak awal berkarir tidak pernah berharap jadi band nge-top dan berlimpah uang. Buat kami, main band itu karena senang. Kalau sekarang akhirnya jadi pekerjaan, ya kan kami memiliki tanggung jawab bermusik," papar suami Adelia Lontoh tersebut.

JAKARTA - Sekarang ini strategi penjualan album mulai bergeser ke penjualan ring back tone (RBT). Bagi banyak pelaku belantika musik tanah air, menjual

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News