The Bandits, Merampok dan Memerkosa

The Bandits, Merampok dan Memerkosa
Foto ilustrasi dok.JPNN

jpnn.com - LIMAPULUH KOTA – Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, mengatakan, dengan menyerahnya Syafrizal alias Icap Maik, berarti sudah seluruh anggota geng The Bandits yang diamankan polisi. 

Nama The Bandits sendiri muncul ke permukaan publik, setelah AKBP Bagus bersama ratusan anggota Polri, termasuk Brimob Padangpanjang, menggeledah Nagari Mangggilang, 3 Maret 2016. 

Penggeledahan itu dilakukan polisi menyusul pencurian sadis yang dilakukan anggota The Bandits di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, 24 Februari 2016. 

Dalam pencurian itu, The Bandits  tidak hanya menyekap pasangan suami-istri berinisial A dan J, tapi juga merampas harta-benda mereka. 

Bahkan, memperkosa anak gadis korban yang masih berusia 11 tahun. Sehingga membuat sang anak masih trauma berat hingga kini.

Sayang, dalam penggeledahan di Nagari Manggilang, 3 Maret 2016 itu, polisi hanya menemukan dua anggota The Bandits, yakni Aldi Putra, 24, dan Rendi Causi Putra.

Sedangkan rekan mereka, termasuk Syafrizal alias Cap Maek yang menjadi otak dalam kasus di Pangkalan, berhasil melarikan diri. Setelah mereka kabur, polisi tetap melanjutkan pencarian.

Hasilnya, tidak sia-sia. Dalam operasi khusus yang dilakukan ke Riau, 31 Maret  2016, anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Limapuluh Kota dipimpin AKP Dickky Fertoffan Bachriel, berhasil menemukan dua anggota The Bandits lainnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News