The Emoji Movie, Tetap Laku Meski Dibenci Kritikus

The Emoji Movie, Tetap Laku Meski Dibenci Kritikus
Poster The Emoji Movie. Foto: Youtube

jpnn.com - Entah dosa apa yang dibawa para penggagas The Emoji Movie. Punya bekal bagus (ide, karakter yang sangat populer lantaran kita temui sehari-hari di gadget, serta bintang-bintang kelas A), film itu hancur sehancur-hancurnya di mata kritikus.

Para pengamat film bercanda dengan menyatakan bahwa Michael Bay bisa sedikit lebih tenang karena ada film yang lebih jelek daripada Transformers: The Last Knight.

Hingga tadi malam, The Emoji Movie yang melibatkan James Corden, Sir Patrick Stewart, dan Christina Aguilera sebagai pengisi suara, hanya mendapatkan rating 8 persen di Rotten Tomatoes.

Penilaian tersebut sudah alhamdulillah karena sehari sebelumnya reviewer memberikan rating 0 persen. Di IMDb, skornya hanya 1,4 dari 10 dan Metacritic memberinya 10 persen. Sedih.

The Emoji Movie mengisahkan kehidupan di dalam Textopolis, sebuah kota di dalam smartphone. Ada banyak emoji yang tinggal di sana dan mereka hanya memiliki satu ekspresi yang ditampilkan di layar smartphone. Kecuali emoji ’’meh’’ bernama Gene (T.J. Miller) yang punya ekspresi tidak terbatas.

Kritikus menilai jalan cerita itu aneh dan terlalu imajinatif. Dialognya tidak lucu dan terkesan memaksa. Alhasil, film berdurasi 86 menit tersebut sangat membosankan.

’’Ada banyak cara yang lebih buruk untuk menghabiskan 86 menit,’’ tulis Katie Walsh, kritikus Los Angeles Times.

’’Karena The Emoji Movie tak akan bisa lagi menjadi lebih ’meh’,’’ lanjutnya.

Entah dosa apa yang dibawa para penggagas The Emoji Movie. Punya bekal bagus (ide, karakter yang sangat populer lantaran kita temui sehari-hari di

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News