Tiga Menteri Klarifikasi soal Kabar Pencurian Data Rahasia RI

Tiga Menteri Klarifikasi soal Kabar Pencurian Data Rahasia RI
Tiga Menteri Klarifikasi soal Kabar Pencurian Data Rahasia RI
Selanjutnya, (dalam kunjungan itu) ada rapat bilateral antara menteri-menteri kedua negara, hingga disepakati rencana kerjasama yang (nilainya) mencapai USD 12-20 miliar. Rombongan di sana juga mengunjungi berbagai obyek vital, seperti pelabuhan, terminal dan fasilitas publik lainnya.

"Jadi tidak ada sama sekali kehilangan, yang katanya ada laptop yang dicuri menyangkut rahasia militer. Yang terjadi sebenarnya, ada seorang staf eselon III Menperin bernama Roziq Al Mansyur yang memergoki tiga orang masuk ke kamarnya. Karena merasa laptopnya diambil, Rojiq lapor petugas hotel," jelas Hatta.

Setelah diklarifikasi, ternyata ketiga orang tersebut telah salah masuk ke kamar 1961 yang dihuni Roziq. Seharusnya mereka masuk ke kamar 2061. Karena laptop akhirnya kembali dan memang tidak ada data penting yang hilang, makanya kasus tersebut tidak dilanjutkan lagi.

"Di dalam laptop tidak ada yang rahasia. Hanya bahan presentasi Menperin yang juga sudah kita bagikan ke peserta. Kita juga kaget berita ini tersebar seperti menakutkan saja," kata Hatta.

BOGOR - Meluasnya pemberitaan mengenai data rahasia militer RI yang dicuri saat ada kunjungan kerja di Korea Selatan (Korsel), membuat jajaran pemerintah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News