Tip Agar Nasabah PNM Mekaar Terhindar dari Pencurian Data Pribadi untuk Pinjol Ilegal
Data pribadi korban diduga telah dicuri atau disalahgunakan oknum tidak bertanggungjawab untuk mengajukan pinjaman.
Cara Terhindar dari Pencurian Data Pribadi
Dodot mengatakan pinjol ilegal mencuri data pribadi dengan cara menanamkan fitur-fitur semacam spyware pada aplikasi yang dipasang oleh pengguna di perangkatnya.
Fitur-fitur mirip spyware itu antara lain muncul dalam bentuk permintaan izin akses SMS, WhatsApp, lokasi dan juga kamera smartphone.
"Permintaan akses ditaruh di awal oleh aplikasi pinjol ilegal karena mereka butuh jaminan terhadap orang kabur (tidak bayar pinjaman), namanya juga pinjol ilegal kan," kata Dodot.
Dodot menyebut dengan akses terhadap aplikasi smartphone, penyedia pinjol ilegal dapat mengetahui siapa yang mengajukan pinjaman dan memiliki jaminan untuk melakukan penagihan.
Pinjol ilegal bisa tahu siapa yang pinjam, kontaknya siapa saja, biasa SMS dengan siapa, WhatsApp dengan siapa, dan bentuk komunikasi lainnya.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga agar data pribadi tidak bocor dan disalahgunakan pihak lain.
Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya menganggap PNM Mekaar merupakan produk pinjol ilegal.
- Beri Apresiasi, PNM Telah Berangkatkan Ribuan Karyawan Umrah
- Tak Membatasi Ruang Para Kreator, Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif
- PNM Kenalkan Pembiayaan Syariah Ultra Mikro Indonesia di Halal Expo 2026
- Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Jepang
- Dorong Budaya Investasi, bank bjb Tawarkan Kemudahan Berinvestasi Melalui ORI030
- PNM Raih Apresiasi Mitra Pendukung Ekosistem Ekonomi Syariah 2026
JPNN.com




