Tirai Keluarga

Oleh: Dahlan Iskan

Tirai Keluarga
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Logika saya salah lagi. Seharusnya stasiun kereta di tengah kota. Ternyata tidak di Buraydah. Stasiun kereta Buraydah tidak di Buraydah. Tidak pula di kota lain sekitarnya.

Stasiun ini di tengah padang pasir yang luas: 50 km dari kota. Berarti 100 riyal tidak mahal: tidak ada pilihan lain.

Hampir saja mau jalan kaki dari hotel –setelah coba berdiri di pinggir jalan tidak menemukan angkot. Ternyata segini jauhnya.

Stasiun ini baru: setelah Covid-19. Cantik. 3-i. Dia satu-satunya bangunan di lautan pasir nan luas itu. Semua penumpang datang diantar mobil. Saya langsung ke loket penjualan tiket.

"Penuh," ujar petugas loket.

"Yang siang?"

“Penuh".

"Sore?"

Di hotel di Makkah tidak boleh suarakan musik. Saya coba olahraga di depan kamar pakai musik. Ketahuan. Didatangi petugas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News