Uang Hasil Mengganjal Mesin ATM Digunakan Membeli Emas hingga Narkoba

Uang Hasil Mengganjal Mesin ATM Digunakan Membeli Emas hingga Narkoba
Tampang keenam pelaku pencurian dengan modus mengganjal ATM dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (10/8). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap enam pencuri spesialis mengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang kerap beraksi di wilayah Tangerang, Tangerang Selatan, Banten, dan Jakarta Selatan. 

Keenam pelaku berinisial NG, EC, R, GJ, SHW dan E, itu juga menyampaikan pengakuan kepada polisi soal ke mana uang hasil mengganjal ATM tersebut dibelanjakan.

Kepada pihak kepolisian, para pelaku pengganjal mesin ATM itu mengaku menggunakan uang hasil curian untuk membeli emas hingga narkoba, maupun berjudi.

"Pengakuannya, uang hasil curian digunakan dibuat beli emas kemudian juga kemungkinan buat memakai narkotika," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di kantornya, Selasa (10/8). 

Perwira menengah Polri ini menambahkan pelaku juga mengaku menggunakan uang hasil curian tersebut untuk bermain judi. 

Menurut Yusri, komplotan pelaku ini meraup uang ratusan juta dari 30 kali aksi yang dijalankan selama satu tahun terkahir.

Saat ini, lanjut Yusri, polisi tengah melakukan pengecekan urine terhadap enam pelaku tersebut. 

Sebab, polisi menduga para pelaku terindikasi penyalahguna narkoba.

Pelaku pencuri spesialis mengganjal mesin ATM menyampaikan pengakuan bahwa uang hasil curian digunakan untuk membeli emas, narkoba, hingga berjudi. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News