UAS Terkait Terorisme? Komisi VIII: Analisis Liar Singapura Saja

UAS Terkait Terorisme? Komisi VIII: Analisis Liar Singapura Saja
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto. Foto: Ricardo/JPNN.com

Pada 2018, UAS ditolak masuk Timor Leste. Dia bemaksud ke Timor Leste dalam rangka tablig akbar.

"Begitu sampai di airport Timor Leste, tiba-tiba tak (boleh) masuk, kawan saya masuk, rombongan masuk. Mereka masuk, saya tak masuk," kata UAS.

Dia kemudian bertanya kepada pegawai Imigrasi Timor Leste mengapa dirinya ditolak masuk ke negara tersebut.

"Saya tanya agak bisik-bisik, 'Kenapa kalian tidak kasih saya masuk?'," kata UAS.

Petugas Imigrasi mengatakan ada informasi dari Jakarta yang menyebutkan bahwa UAS merupakan orang yang bermasalah.

"Bapak teroris," kata UAS menirukan pernyataan petugas Imigrasi Timor Leste itu.

UAS pun menyesali sikap Imigrasi mengapa baru sekarang diberi tahu.

Dia menduga kejadian dirinya tak diterima masuk ke Singapura kemarin berkaitan dengan kejadian di Timor Leste.

"Itu 2018, sekarang 2022, jadi saya khawatir Singapura, file lama itu masih belum dihapus. Jadi, kalau orang ini masuk jangan dikasih, orang Singapura harus update," kata UAS. (mcr8/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto angkat bicara soal UAS yang dilarang masuk ke Singapura.


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News