JPNN.com

Upaya Menteri Amran Menguatkan SDM Sektor Pertanian

Jumat, 04 Oktober 2019 – 12:02 WIB Upaya Menteri Amran Menguatkan SDM Sektor Pertanian - JPNN.com
Mentan Andi Amran Sulaiman meletakkan batu pertama pembangunan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian atau BBP Mektan di Serpong. Foto: Aristo Setiawan/JPNN.Com

jpnn.com, SERPONG - Menteri Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, periode pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla telah melakukan banyak pembangunan fisik di sektor pertanian. Termasuk, pembangunan teknologi di sektor pertanian. 

Untuk itu, kata Mentan Amran, negara memerlukan kehadiran kampus seperti PEPI. "Kami membangun infrastrukur, kami meningkatkan alat mesin pertanian yang pada gilirannya adalah menyejahterahkan petani Indonesia," kata Amran dalam sambutannya acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian atau BBP Mektan di Serpong, Tanggerang, Banten, Jumat (4/10).

Menurut Amran, saat ini Indonesia sudah setara dengan Thailand dan Vietnam berkaitan dengan penggunaan teknologi di sektor pertanian. Hal itu yang membuat fokus pemerintah kini beralih ke penguatan sumber daya manusia di sektor tani.

Menurut Amran, PEPI ialah satu di antara menguatkan SDM sektor tani. Para dosen dan pengajar di PEPI, akan mengajarkan mahasiswanya siap menghadapi tantangan di sektor pertanian.

"Nah, setelah itu lima tahun ke depan pembangunan SDM, kami siapkan pemuda tani Indonesia. Tanpa teknologi tidak mungkin bisa bersaing dengan negara lain makanya kami dirikan PEPI," timpal dia.

Dalam acara peletakan batu pembangunan gedung PEPI, turut hadir Bupati Tanggerang Ahmed Zaki Iskandar. Kehadiran Zaki di lokasi karena letak pembangunan gedung PEPI berada di wilayahnya.

Zaki pun mendukung penuh kehadiran PEPI yang diyakininya membawa efek positif bagi negara. PEPI, kata dia, bakal menciptakan kader terbaik di sektor pertanian Indonesia.

"Tentu saja, yang dibutuhkan untum menjadi negara agraris yakni kader yang memahami agrobisnis," timpal Zaki saat sambutan sebelum acara peletakan batu Gedung PEPI. (mg10/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...