Virus Corona Menyerang, 6 Ribu Masker Dicuri dari Rumah Sakit Jepang

Virus Corona Menyerang, 6 Ribu Masker Dicuri dari Rumah Sakit Jepang
Anak-anak di Stasiun Kereta Cepat Hong Kong West Kowloon, Hong Kong, Kamis (23/1), memakai masker untuk mencegah penularan virus corona baru, Foto: REUTERS/Tyrone Siu/wsj/cfo

jpnn.com, TOKYO - Di tengah persediaan yang menipis dan harga yang melambung terlalu tinggi di platform-platform online akibat wabah virus corona baru, sekitar 6.000 masker bedah dilaporkan telah dicuri dari sebuah rumah sakit di Jepang barat pada Selasa (18/2).

Seorang juru bicara rumah sakit Palang Merah di kota pelabuhan Kobe, Jepang barat, mengatakan empat kotak berisi masker bedah yang sangat dibutuhkan itu telah digondol pencuri dari rumah sakit tersebut.

"Kami masih memiliki banyak masker. Kami memiliki cukup masker untuk melanjutkan operasi harian kami di rumah sakit, tetapi ini sangat menyedihkan," kata juru bicara rumah sakit itu.

Kepolisian setempat telah meluncurkan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut.

Mereka mencurigai para pencuri berniat menjual masker bedah itu lewat online atau di pasar gelap, di mana orang-orang siap membayar dengan harga yang tinggi karena wabah virus corona baru dan kurangnya persediaan masker. (Xinhua/ant/dil/jpnn)

Di tengah mewabahnya virus corona, sekitar 6.000 masker bedah dilaporkan telah dicuri dari sebuah rumah sakit di Jepang barat pada Selasa (18/2).


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Xinhua

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News