Virus Demam Babi Afrika Telah Menyebar Ke 22 Provinsi di China

Virus Demam Babi Afrika Telah Menyebar Ke 22 Provinsi di China
Virus Demam Babi Afrika Telah Menyebar Ke 22 Provinsi di China

Menurut CFSPH, ASF bisa ditularkan melalui kontak langsung, sanitasi yang buruk, serangga, dan bahkan melalui daging olahan.

Penyakit ini, diyakini, pertama kali menyebar dari Afrika ke Georgia dalam produk daging babi olahan yang terkontaminasi dengan penyakit.

Virus Demam Babi Afrika Telah Menyebar Ke 22 Provinsi di China Photo: Ada kekhawatiran bahwa wabah ASF bisa menimbulkan lonjakan harga daging babi. (Reuters: Hallie Gu)

Petugas kesehatan hewan, Dr Peter Saville, dari Departemen Industri Primer Wilayah Utara Australia (NT), mengatakan bulan lalu bahwa meski babi hidup tak diizinkan masuk ke Australia, ada kekhawatiran jenis

ASF saat ini bisa menyebar ke Australia melalui produk babi olahan seperti dendeng babi.

"Pelancong ke China dan warga yang kembali dari China sering membawa oleh-oleh makanan, dan seringkali barang-barang ini mengandung daging babi," kata Dr Saville, seraya menambahkan bahwa Taiwan, Korea Selatan dan Jepang telah mendeteksi virus dalam produk yang masuk dari China.

"Ini bisa menyebar dan bertahan dalam makanan olahan selama berbulan-bulan ... itu bisa bertahan dari semprotan disinfektan, suhu tinggi, suhu rendah dan sinar ultraviolet, sehingga tidak sensitif seperti kebanyakan virus."

Virus Demam Babi Afrika Telah Menyebar Ke 22 Provinsi di China Photo: Peternak di provinsi yang terdampak harus menyingkirkan babi mereka dan mengikuti pembatasan yang ketat. (Reuters: Stringer)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News