Wacana Mengubah BUMN Jadi Koperasi bukan Ide Timnas AMIN, tetapi Narsum Independen

Wacana Mengubah BUMN Jadi Koperasi bukan Ide Timnas AMIN, tetapi Narsum Independen
Dewan Pertimbangan Timnas AMIN Awalil Rizky. Foto: Tangkapan layar

jpnn.com - Dewan Pertimbangan Timnas AMIN  Awalil Rizky mengatakan wacana mengubah BUMN menjadi koperasi bukan ide pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Anies-Muhaimin).

Hal itu disampaikan Awalil setelah Menteri BUMN Erick Thohir merespons ide untuk membubarkan badan usaha milik negara dan diganti dengan koperasi.

Menurut Awalil, pemberitaan di media muncul dengan framing seolah-olah wacana itu merupakan pandangan bahwa BUMN akan dibubarkan dan diganti menjadi koperasi berasal dari Timnas AMIN, padahal, faktanya tidak demikian.

"Beberapa berita di media massa mainstream menuliskan seolah-olah Timnas AMIN yang akan mengubah BUMN jadi koperasi. Padahal, statement itu bukan dari Timnas AMIN dan tidak ada serta tidak tercantum dalam dokumen visi misi AMIN,” ujar Awalil Rizky, Minggu (4/2).

Dia pun menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi, pandangan itu disampaikan Suroto PH, tokoh koperasi Indonesia yang jadi pembicara independen pada acara diskusi publik Gerakan Rakyat untuk Perubahan di Brawijaya X, Jakarta, Rabu 31 Januari 2024.

"Gagasan bahwa BUMN bisa dijadikan koperasi berasal dari nara sumber independen sekaligus pakar koperasi Pak Surono dalam press conference di Brawijaya X pada Rabu 31 Februari 2024," ujarnya.

Awalil mengatakan bahwa Timnas AMIN rutin mengundang para narasumber yang independen untuk mendapatkan gagasan-gagasan baru dalam forum diskusi terbuka.

"Akan tetapi pandangan Pak Surono adalah bukan pandangan Timnas AMIN, apalagi pandangan Capres Anies. Beliau (Suroto) independen, bukan anggota Timnas AMIN," ucap Awalil menegaskan.

Prof Awalil Rizky sebut wacana mengubah BUMN menjadi koperasi bukan ide Timnas AMIN, tetapi pemikiran narsum independen dalam diskusi di Jakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News