JPNN.com

Wali Kota Bogor Harus Segera Selesaikan Pro dan Kontra Pembangunan Masjid

Selasa, 29 Agustus 2017 – 22:13 WIB Wali Kota Bogor Harus Segera Selesaikan Pro dan Kontra Pembangunan Masjid - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade meminta Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto untuk segera turun tangan menyelesaikan permasalahan pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH) yang terletak di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor.

Menurutnya, permasalahan pembangunan masjid tersebut harus segera diselesaikan untuk menghindari terjadinya konflik horizontal di tengah masyarakat. Khususnya dua pihak yang mendukung dan pihak yang ingin menggagalkan pembangunan tersebut.

"Bima Arya harus segera turun tangan, selesaikan masalah secepatnya agar tidak terjadi konflik horizontal yang akan merugikan masyarakat Bogor sendiri," ujar Andre di Jakarta, Selasa (29/8).

Mantan Presiden BEM Trisakti ini menyebut, pengurus masjid sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak setahun lalu. Untuk melakukan pemugaran karena bangunan yang lama sudah tidak mampu menampung jemaah yang jumlahnya semakin banyak.

“IMB sudah keluar sejak setahun lalu, masyarakat sejak awal mendukung pemugaran. Tapi entah kenapa tiba-tiba terjadi demonstrasi oleh kelompok yang menolak pembangunan masjid," ucapnya.

Andre menduga, pihak yang menolak pembangunan bukan masyarakat sekitar Masjid Imam Ahmad bin Hanbal. Karena itu Wali Kota Bogor perlu segera turun tangan dan menyelesaikan masalah yang ada secara netral dan bijaksana.

"Jangan sampai masalah ini berlarut-larut yang pada akhirnya menyebabkan konflik horizontal sesama umat muslim. Jangan telat, selesaikan secepatnya," katanya.

Selain itu, Andre juga menyarankan Bima Arya segera berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Duduk bersama dan mencari solusi terbaik atas permasalahan yang ada.

Apabila ada tuduhan penyelewengan dalam pemahaman agama, biarkan Ulama yang menilai, bukan massa demonstrasi yang menghakimi sendiri. Sebab MUI sangat paham soal penyelewengan agama.

"Semakin cepat semakin baik, ajak Forkopimda dan MUI duduk bersama mencari jalan dan solusi terbaik atas permasalahan yang ada," pungkas Andre.(gir/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...