Wamenag: Indonesia Tidak Butuh Revolusi, Tetapi...

Wamenag: Indonesia Tidak Butuh Revolusi, Tetapi...
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan Indonesia tidak memerlukan revolusi kebudayaan. Foto Humas Kemenag

“Dalam konteks kekinian, sarana dan media seni-budaya generasi millennial tidak boleh kehilangan orientasi keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya ketimuran dengan menjunjung tinggi norma-norma kesopanan,” jelasnya.  

Seni dan budaya, kata Wamenag, tidak boleh dijauhkan dari tujuan pembangunan manusia dan masyarakat yang bermoral, beragama, dan berkeadaban.

Di tengah arus budaya global dan teknologi informasi, umat Islam, dan bangsa Indonesia harus memiliki ketahanan kultural dalam memilah dan memilih unsur-unsur budaya dari luar yang tidak bertentangan dengan pandangan hidup masyarakat. 

“Ketahanan kultural paling kokoh adalah yang bersumber dari pandangan hidup, akidah dan way of life yang kita yakini, yaitu ajaran dan nilai-nilai agama,” pesannya. (esy/jpnn)


Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan Indonesia tidak memerlukan revolusi kebudayaan


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News