Ya Ampun, Tiga Anak Ingusan Sekap Bocah 6 Tahun Lalu Dipaksa Begituan

Ya Ampun, Tiga Anak Ingusan Sekap Bocah 6 Tahun Lalu Dipaksa Begituan
Korban pencabulan. Ilustrasi Foto: Jawa Pos/dok.JPNN.com

Yang membuatnya kesal, derita yang dialami putrinya tersebut telah didamaikan begitu saja oleh keluarga istrinya dengan keluarga para pelaku, dengan membawa korban berobat dan dijanjikan akan diupa-upa.

“Aku ditelepon pas di atas mobil. Katanya mau berdamai. Kubilang tunggu saja aku sampai di Sibolga. Katanya nggak bisa, harus malam itu berdamai. Masa didamaikan, tapi orangtuanya nggak ada di situ. Mana terima aku. Dibawa orang itu berobat ke bidan. Nanti katanya mau diupa-upa,” ungkapnya dengan penuh kekesalan.

Dengan nada kesal, Ju mengaku akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan atas perbuatan ketiga anak laki-laki tersebut.

“Masa hanya berdamai. Terus anak saya gimana? Masa depannya gimana lagi? Dia sudah trauma dengan kejadian itu. Coba kalau anak mereka dibegitukan. Terus, hanya kami obati dan kami upa-upa? Aku nggak mau masalah ini sampai di sini saja. Lanjut ini terus,” kesalnya.

Senada dikatakan Bunga. Sambil memeluk ayahnya, Bunga menceritakan kejadian tersebut.

“Aku mau beli sayur, dipanggil orang itu aku, disuruhnya aku masuk ke dalam. Ditutup orang itu mulutku, ada yang memegang tanganku. Baru dibuka orang itu (maaf) celanaku. Diginikanlah aku,” kata Bunga menceritakan apa yang dialami saat itu.

Usai melakukan perbuatan tak senonoh itu, ketiga anak laki-laki tersebut sempat berpesan kepada Bunga untuk mengulangi perbuatan tersebut.


“Besok kita ulangi lagi iya,” ungkap Bunga menirukan perkataan ketiga anak laki-laki tersebut.

Seorang anak di bawah umur, sebut saja Bunga, 6, di Sibolga Selatan, Sumut, menjadi korban penyekapan sekaligus pelecehan seksual pada Sabtu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News