Jumat, 28 November 2014 | 15:27:30
Home / Ekonomi / Syariah / Presiden dan Ibu Negara Wakaf Rp100 Juta

Jumat, 08 Januari 2010 , 18:21:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi mencanangkan gerakan nasional wakaf uang. SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono memberi contoh dengan menyerahkan uang wakaf sebesar Rp100 juta kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI). Presiden mengaku bangga bisa berwakaf dengan uang, karena itu merupakan bentuk baru dalam berwakaf dewasa ini. Dulu, berbicara wakaf hanya berorientasi pada tanah dan bangunan.

“Gerakan nasional wakaf uang ini, mari kita mulai dengan bismillah. Saya dan isteri akan memulai menyerahkan Rp100 juta untuk kepentingan umum. Saya serahkan pengelolaannya kepada Badan Wakaf Indonesia. Insyaallah dengan dimulainya gerakan wakaf nasional ini bisa meningkatkan potensi wakaf di tanah air,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/1).

Presiden meminta ketua BWI, Prof Tolchah Hassan, bersama pengurus BWI untuk menggiatkan gerakan nasional wakaf Indonesia. Untuk menyukseskan itu, BWI menggaet lima bank syariah, yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), BNI Syariah, Bank Muamalat Syariah, Bank DKI Syariah, dan Bank Mega Syariah Indonesia.

SBY berharap wakaf uang bisa dikelola secara produktif agar digunakan untuk pembangunan sarana dan kegiatan pendidikan, kesehatan, bantuan kepada fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, beasiswa, hingga kemajuan dan peningkatan ekonomi umat. Namun, SBY mengingatkan agar penyelenggaraan wakaf tidak bertentangan dengan syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan gerakan ini, kita memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan wakafnya berapa pun nilainya. Wakaf uang ini dapat dijadikan salah satu andalan dalam pengembangan ekonomi umat ke depan. Saya berharap, wakaf uang dapat dikelola dan dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan dan kemajuan bangsa.”

SBY optimistis, pengelolaan dan pengembangan wakaf uang bisa menjadi sinergi baru dalam pengembangan perekonomian nasional. “Sinergi ini bisa menambah kekuatan zakat, infaq, dan sodaqoh. Kita berharap wakaf uang bisa menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Wakaf uang memiliki ciri khas dalam pengelolaan, yaitu melalui investasi produk-produk syariah dan instrumen keuangan syariah, baik di sektor riil maupun financial,” beber Presiden.(gus/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar