Menteri LHK: Harus Jujur Memperlakukan Alam!

Menteri LHK: Harus Jujur Memperlakukan Alam!
Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya Bakar, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia 2017, Senin (5/7) di Jakarta. Foto for JPNN.com

jpnn.com - Manusia dan alam adalah satu. Aktivitas manusia tidak bisa dipisahkan dari alam. Karena itu diperlukan kejujuran memperlakukan alam dan lingkungan, sekaligus menjaganya dari berbagai ancaman.

Hal itu disampaikan Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya Bakar, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia 2017, Senin (5/6) di Jakarta.

''Kita harus berupaya sungguh-sungguh melindungi dan memulihkan lingkungan sebagai komitmen kuat menjamin hak-hak konstitusional warga negara termasuk generasi mendatang. Itu harus kita lakukan bersama-sama,'' katanya.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini yang jatuh di bulan Ramadhan, kata Menteri Siti hendaknya bisa menjadi refleksi melakukan perubahan ke arah lebih baik. Salah satunya dapat diimplementasikan dalam menjaga kekayaan, keselarasan dan keindahan alam.

Saat ini yang sedang dilakukan pemerintah melalui program kerja KLHK adalah mengembalikan fungsi alam hutan, dan melakukan tata kelola hutan yang seharusnya.

Selain itu memulihkan sungai-sungai dari pencemaran yang sudah cukup berat, dan banyak lagi kondisi lingkungan lainnya yang memerlukan perhatian.

''Satu nafaskan antara perlindungan dan pengelolaan, serta jangan dikotomikan investasi dan lingkungan,'' tegas Menteri Siti.

Kekayaan alam yang melimpah, jika tidak diperlakukan dengan baik, maka akan rusak dan merugikan manusia sendiri. Karena itu selaras dengan konsep agenda 21, baik internasional maupun nasional, sudah sangat jelas bahwa keselarasan ekonomi dan lingkungan atau lebih spesifik investasi dan lingkungan dapat dan telah dilakukan.

Manusia dan alam adalah satu. Aktivitas manusia tidak bisa dipisahkan dari alam. Karena itu diperlukan kejujuran memperlakukan alam dan lingkungan,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News