Nanti Waktu Tempuh Jakarta-Surabaya Kurang dari 5 Jam

Nanti Waktu Tempuh Jakarta-Surabaya Kurang dari 5 Jam
Budi Karya Sumadi. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggelar pertemuan dengan Dubes Jepang Masafumi Ishii di kantor Kemenhub kemarin (14/8).

Pertemuan tertutup tersebut membahas kerjasama pembiayaan infrastruktur transportasi antarkedua negara. Budi menyebut, ada 4 poin utama yang dibahas.

Yang pertama adalah rencana pembangunan peningkatan kereta api Jakarta-Surabaya. Proyek tersebut awalnya dijanjikan dimulai pada akhir tahun 2017, namun pemerintah masih menjajaki opsi beberapa negara untuk diajak bekerja sama.

Diantaranya dengan Jepang dan Tiongkok. Sebelumnya, sempat dikabarkan bahwa proyek kereta Jakarta-Surabaya akan kembali jatuh pada kontraktor asal Tiongok

Ditemui selepas pertemuan, Budi membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pembahasan lanjutan tentang kerjasama pembiayaan kerta cepat Jakarta Surabaya.

Pembahasan telah sampai pada proses langkah-langkah persiapan untuk kerjasama. “Nanti waktu tempuh Jakarta-Surabaya menjadi kurang dari 5 Jam,” katanya.

Sementara itu, kerjasama untuk studi proyek Mass Rapid Transit (Koridor) koridor barat-timur tetap akan diteruskan bersama JICA (Japan International Cooperation Agency.

“Untuk MRT, pemerintah sudah komitmen untuk melanjutkan kerjasama dengan JICA,” kata Budi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggelar pertemuan dengan Dubes Jepang Masafumi Ishii di kantor Kemenhub kemarin (14/8).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News