Senin, 03 Agustus 2015 | 11:38:03

Minggu, 23 Oktober 2011 , 12:21:00

BERITA TERKAIT

PADANG - Karyawan Optik International Yossi, 26, dan Dewi, 23, digerebek warga saat tengah asyik berbuat mesum layaknya suami istri, di toko Optik Internasional sekitar pukul 12.30 WIB, di Jalan Belakang Olo, Sabtu (22/10). Setelah menangkap karyawan optik tersebut, warga menyerahkannya ke Polsek Padang Barat untuk ditindak lanjuti.

Salah seorang saksi mata, Fadhil (27), mengatakan, sebelum Optik itu digerebek masyarakat sekitar telah menaruh curiga pada pasangan itu. Sepengetahuan warga, biasanya di tempat itu yang tidur hanya karyawan perempuan. Namun beberapa hari belakangan terlihat ada karyawan laki-laki berada di tempat tersebut.

“Sebelum saya dan warga melakukan penggerebekan, kami terlebih dahulu mengintip gerak-gerik pasangan itu dari lubang pintu. Saat itu, pasangan tersebut terlihat telah tidak berpakaian. Melihat gelagat yang tidak baik, saya memberitahukan hal itu pada warga. Mengetahui hal itu beberapa orang warga mendobrak pintu depan kantor Optik International,” ujar Fadhil, pada Padang Ekspres, kemarin (22/10).

Dikatakan Fadhil, saat pintu didobrak pasangan itu berusaha untuk kembali menggunakan pakaian mereka. Setelah mereka kembali menggunakan pakaian, baru perbuatan mereka dilaporkan ke Polsek Padang Barat.

Pengakuan Yossi dihadapan penyidik kepolisian, ia membantah telah melakukan perbuatan layaknya suami istri. Saat mereka ditangkap mereka hanya duduk sambil bercerita biasa dan tidak melakukan apapun.

“Setelah kami ditangkap saya diperintahkan warga untuk memegang teman wanita saya itu, tapi saya tidak mau. Setelah itu baru saya dijemput aparat kepolisian,” ungkap Yossi, yang dikutip Padang Ekspres, saat memberikan keterangan di hadapan penyidik kepolisian Polsek Padang Barat, Sabtu (22/10).

Kanit Reskrim Polsek Padang Barat Ipda Khalidin mengatakan, saat ini saksi tengah diminta keterangan atas kasus diduga perbuatan mesum tersebut,“Kami telah mengamankan pasangan itu. Saat ini dan mereka masih diperiksa penyidik,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Regional Optik Internasional untuk kawasan Sumatera, Abdul Ajis mengakui dirinya telah mendapatkan informasi terkait kejadian itu dari karyawannya lain. Saat ini, pihaknya masih menunggu proses yang masih dilakukan aparat kepolisian Polsek Padang Barat.

“Untuk dua karyawan itu sudah saya pastikan mereka akan dipecat hari ini juga. Hal tersebut sengaja saya lakukan, karena mereka telah mencemarkan nama perusahaan dimana mereka bekerja,” jelas Abdul, dibalik HP salah seorang karyawan Optik International.(kd)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 21.03.2014,
          22:52
          iswawan kresna
          sharusny jgn d proses hukum slah gk da undang2ny harus hukum adat di telanjangi bulat tanpa busana di arak keliling suruh ulang atau d grayangin
        2. 19.09.2013,
          11:19
          irfan hariyansyah
          Sama aku aja yok ku ajak ke hotel From mobile