Minggu, 23 November 2014 | 22:57:52
Home / Entertainment / Musik / Lady Gaga Boleh Konser di Bogor

Senin, 21 Mei 2012 , 08:49:00

BOGOR- Seolah menjawab optimistis pihak promotor (Big Daddy Entertainment), Pemkab Bogor mengisyaratkan lampu hijau jika penyanyi eksentrik Lady Gaga menggelar konser di Bumi Tegar Beriman.

Menurut Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturrahman (Karfat), pihaknya tak akan bersikap diskriminatif terhadap pengusaha hiburan di Kabupaten Bogor. Asalkan, penyelenggaraan konser penyanyi fenomenal yang memiliki nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu telah melalui prosedur yang benar. Di antaranya, mendapat rekomendasi izin dari pihak kepolisian setempat dan beberapa aturan berlaku lainnya.

“Kalaupun ada penolakan, alasannya harus argumentatif. Pemkab tidak bisa diskriminatif kepada pengusaha hiburan. Yang tidak suka, ya tidak usah nonton,” tegasnya.

Meski begitu, lanjut Karfat, untuk menghindari gejolak pro kontra di masyarakat, sebaiknya aparat keamanan dan pihak promotor membuat kesepakatan regulasi dalam penyelenggaraan konser. Semisal, belajar pada sikap kepolisian Korea Selatan (Korsel) dalam menangani konser serupa. Polisi Korsel melarang pengunjung di bawah usia 18 tahun untuk menyaksikan konser tersebut. Polisi Korsel juga melarang penyanyi asal Amerika Serikat itu menggunakan pakaian erotis dan vulgar.

“Mekanismenya, penonton harus dapat menunjukan KTP di pintu masuk. Selain itu, penjualan tiket hanya kepada yang telah memiliki KTP,” tandasnya.

Sementara itu, Polres Bogor, juga mengaku siap untuk memfasilitasi promotor Lady Gaga bila berniat untuk menghelat konser di Kabupaten Bogor. “Sampai saat ini kita belum menerima informasi tersebut. Namun, jika memang pihak promotor berniat menyelengarakan disini dan mengikuti sesuai prosedur, kita siap fasilitasi,” ungkap Kasat Intelkam Polres Bogor AKP Mujiyanto kepada Radar Bogor, kemarin.

Mengenai prosedur perizinan konser, Muji menjelaskan, promotor terlebih dahulu harus memperoleh izin dari aparat wilayah setempat mulai dari warga sekitar lokasi, RT, RW, lurah hingga kecamatan. “Setelah mendapat izin dari aparat wilayah. Baru melangkah ke pihak kepolisian untuk pengamanan, mulai dari tingkat polsek, polres, polda hingga Mabes Polri,” terangnya.

Terpisah, Kabagops Polres Bogor Kompol Yudi Nugroho menambahkan, jika melihat situasional dan karakteristik masyarakat Bogor, konser Lady Gaga sulit untuk mendapat rekomendasi izin.

“Kalau dikaji dari faktor sosial, Bogor itu wilayah sensitif dan rentan. Kayaknya sulit, di Jakarta saja sudah susah. Tetapi, kita lihat kedepannya seperti apa,” ungkapnya.(ric/yus)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 22.05.2012,
        12:39
        The Hospitallers
        kami legiun Katolik Hospitallers siap berbaris maju menghadang lady gaga lucifer iblis,karena akan menodai hari Minggu 3 Juni 2012..Deus hoc vult
      2. 22.05.2012,
        09:13
        pakdhe karwo
        ayo FPI tunjukkan pedangmu...ayo cegah lady gaga tampil di indonesia...kami mendukungmu...ayo terjang itu aparat pro lady gaga...Allahu akbar !!!
      3. 22.05.2012,
        06:04
        sarden gaga
        G suka ma si lady, g usah nntn... Bagus itu, drpd ribut ngurusi penyanyi yg g lebbih dr 4 jam teriak teriak dipanggung, lbh baik urusi yg keliatan didepan mata kita aja... Warung remang remang, itu malah g bertiket alias free, mudharatnya malah jauuuuuuuuuuuuh lebih besar drpd manfaatnya... Lokalisasi, ini juga malah nenek moyangnya mudharat, tp malah langgeng dan terus berijin... Kalo perkara ngrusak moral, didekat kita sehari hari malah lebih banyak drpd nntn si lady. Pernahkah kita negur anak anak yg sedang ngelem? Anak anak usia SD, sdh pada ngelem, apakah ngelem nggak ngrusak moral? Harga lem jauuuuuuuuuuuh lebih murah drpd tiket si lady, tempat ngelem pun g perlu stadion, narkoba, pengedarnya sebenarnya kita juga tahu, tp g pernah kita mau ngerti, padahal itu juga mudharatnya g ketulungan... Trus, dimana salahnya si lady yg cuma pengin teriak teriak pake bahasa inggris yg cma ditahu sama penonton tertentu, wktunya juga g lebih 4 jam... So, jgn lebay... Jgn latah... Jgn muna krn g dpt jatah... Hueeeeeeeeek... From mobile