Selasa, 01 September 2015 | 14:58:49

Sabtu, 09 Juni 2012 , 16:46:00

JAKARTA - PT Persib Bandung Bermartabat (Persib) sedang menyeleksi tiga perusahaan penjamin pelaksana emisi (underwriter) yang akan menangani rencana penawaran saham umum perdana (initial public offering/IPO). Jika tidak ada halangan, klub sepakbola asal kota Kembang itu akan melantai di bursa akhir tahun 2012.

Direktur Persib, Mohammad Farhan, mengatakan tiga calon underwriter tersebut di antaranya Bahana Securities, Mandiri Sekuritas, dan Buana Capital. "Semua masih penjajakan. Selain menunggu keputusan pemegang saham saat ini, kami juga tengah menunggu keputusan seleksi calon underwriter," ujarnya di sela Capital Market Awards, Kamis (07/06) malam.
               
Farhan berharap, jika semua berjalan lancar maka pihaknya akan segera merealisaikan rencana IPO di semester II tahun ini atau di kisaran September hingga Oktober. Adapun jumlah saham yang bakal dilepas Persib rencananya sebesar 45 persen dengan target dana mencapai USD 20 juta.
               
Dana hasil IPO nantinya akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan pusat pelatihan dengan mini stadion di lahan seluas 4 hektar. Dana juga akan digunakan untuk belanja pemain.
               
Farhan optimistis investor berminat melirik saham dengan baju kebesaran warna Biru itu. Terutama dengan adanya potensi market di beberapa kota seperti Bandung, Surabaya, dan Jakarta. Tidak hanya itu, dia juga melihat adanya penggemar terintegrasi sebanyak 5 juta orang di berbagai kota di Indonesia.
               
Dengan pendapatan yang telah mencapai Rp 16 miliar di 2011, Farhan berharap tahun ini pendapatan perseroan bisa mencapai Rp 20 miliar. "Sejauh ini memang kontribusi terbesar masih dari sponsorship yang mencapai 50 persen. Tapi ke depannya sesuai dengan peraturan Federasi Sepak Bola Asia (Asia Football Federation/AFF), klub sepak bola harus memperbesar membership base," tuturnya.

Maka dengan brand equity yang sudah hampir sempurna, Farhan juga berharap bisa menambah basis penggemar yang terdaftar secara online sebanyak 170 ribu orang.(gen)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar