Sabtu, 01 November 2014 | 01:27:25
Home / Olahraga / Piala Eropa 2012 / Mengenang Laga Kematian

Jumat, 22 Juni 2012 , 22:24:00

Monumen untuk memperingati empat pemain Dynamo Kiev yang dibunuh Nazi karena menang dalam laga Deadly Match dengan Jerman. Dalam monumen tersebut terdapat kata-kata dalam bahasa Ukraina yang berarti:
Monumen untuk memperingati empat pemain Dynamo Kiev yang dibunuh Nazi karena menang dalam laga Deadly Match dengan Jerman. Dalam monumen tersebut terdapat kata-kata dalam bahasa Ukraina yang berarti: ""Mereka mati karena bertanding sepakbola. Tapi kehormatan mereka tak akan pernah mati. Orang-orang pemberani itu akan tetap menjadi pahlawan."". Foto: Agung Putu Iskandar/Jawa Pos
BERITA TERKAIT

Di salah satu sudut Stadion Dynamo Valeriy Lobanovskyi terdapat sebuah monumen yang tak terlalu besar. Mereka yang tak jeli, bakal melewatkan satu monumen bersejarah tersebut. Dalam monumen tesebut relief empat orang seperti terpahat dalam sebuah batu setinggi satu setengah meter.
     
Monumen itu dibangun untuk mengenang mereka yang meninggal dalam kisah yang kondang disebut Match of Death. Yakni kisah tentang pemain sepakbola yang dieksekusi Nazi gara-gara memenangi pertandingan. Pada Agustus 1942 saat pasukan Nazi Jerman menguasai Kiev, para pemain bola  Dynamo ditantang bermain sepakbola oleh pasukan Jerman. Orang-orang Ukraina membentuk tim bernama Start.
     
Start langsung unggul satu gol di babak pertama. Saat jeda antarbabak, pejabat Nazi mendatangi ruang ganti pemain Ukraina. Dia memaksa mereka mengalah pada pasukannya. Start tak menggubris. Mereka justru membantai 4-1. Pejabat Nazi marah bukan kepalang karena orang Ukraina tidak mau menurut.
     
Nazi lantas memanggil tim Hungaria untuk bertanding dan Start kembali menang. Jerman yang putus asa akhirnya memanggil tim terbaik mereka yang tak terkalahkan bernama Flakelf. Start ternyata menang lagi!
     
Nazi menyerah. Mereka lantas menahan hampir semua pemain Start. Beberapa dari mereka dieksekusi di Babyn Yar, sebuah tempat pembunuhan Yahudi di pinggiran Kiev. Untuk mengenang mereka, dibangunlah monumen di Stadion Dynamo Valeryi Lobanovskyi. Dalam monumen tersebut terdapat tulisan dalam bahasa Ukraina yang berarti "Mereka mati karena bertanding sepakbola. Tapi kehormatan mereka tak akan pernah mati. Orang-orang pemberani itu akan tetap menjadi pahlawan".
     
"Dari kisah inilah, orang-orang Ukraina tak pernah menganggap remeh setiap pertandingan sepakbola.  Kami semua mendukung tim yang kami cintai dengan penuh kehormatan. Sepakbola adalah bagian dari kehormatan kami. Mereka meninggal karena membela kehormatan Kiev," kata Manajer Dynamo Kiev Fans Club Kirill Boyco. (aga)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar