Jumat, 01 Agustus 2014 | 04:38:20
Home / Pendidikan / Sejuta Guru Uji Kompetensi secara Bertahap

Selasa, 10 Juli 2012 , 00:18:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA—Uji Kompetensi Guru (UKG) akan tetap digelar meskipun menuai banyak protes dari beberapa kalangan guru. UKG tersebut rencananya akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, akan diikuti oleh guru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“UKG tetap akan kita lakukan. Dimulai tanggal 30 Juli 2012. untuk tahap pertama, akan diikuti oleh guru-guru jenjang SMP. Untuk jadwal selanjutnya, akan diikuti oleh guru SD, SMA maupun SMK,” ungkap Kepala Badan Pengembangan SUmber Daya Manusia Pendidik dan Penjamin Mutu Pendidikan (BPSDMP-PMP), Syawal Gultom di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (9/7).

Syawal menyebutkan, untuk sementara ini jumlah peserta yang akan ikut UKG ada sebanyak 1.020.000 orang guru dan ujian ini menggunakan sistem online yang bisa dilakukan di kantor kepala desa, ataupun di mana saja yang memiliki fasilitas internet.

“Hanya saja, ujian ini tidak akan ada pengumumannya. Pasalnya, hasil ujian ini hanya akan digunakan untuk data kementerian atau pemerintah. Sehingga, pemerintah mengetahui peta kompetensi guru-guru di Indonesia,” ujarnya.

 Lantas, bagaimana dengan nasib guru yang tetap menolak UKG? Syawal menjawab, pemerintah tidak akan memaksa. “Terserah saja, jika mereka tidak mau. Pastinya mereka akan rugi sendiri karena tidak akan mendapatkan pembinaan dan tidak akan dimasukkan dalam peta kompetensi guru Indonesia yang dimiliki oleh kementerian,” imbuhnya. (cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 31.07.2012,
        06:50
        min
        sebaiknya UKG di laksanakan pada proses KBM di sekolah masing-masing agar dapat menilai langsung kompetensi pedagogik dan profesional,karena sistim online melalui PG belum tentu objektif From mobile
      2. 27.07.2012,
        02:46
        Budiarti
        Yang disayangkan tak ada sofware untuk latihan UKG sehingga guru2 yg sudah tua yg banyak gapteknya jadi kelabakan (kasihan juga), bisa2 gk lulus
      3. 25.07.2012,
        10:45
        inda
        bagus juga, menambah kwalitas guru ...
      4. 14.07.2012,
        13:27
        Aam Aminudin
        ya saya setuju dengan ini! demi kebagian guru indonesia
      5. 13.07.2012,
        14:46
        hafni
        mungkin mau kerja sama mendikbut dengan perusahaan laptup makanya guru diwajikan menggunakan laptop semua sehingga vinya besar masuk ke muhammad
      6. 13.07.2012,
        10:01
        AlimunHakim
        Nda perlu ditanggapi berlebihan terhadap berita ini,karena itu semakin menjelaskan ketidak becusan Kemendikbud/Diknas ?!.
      7. 11.07.2012,
        16:32
        herman harun
        mtu gr itu tdk dimana tapi terjadi didlm kls swktu melaksanakan pembelajaran,bukan pd kompetensian yg sangat teoritis.saya pikir itu tdk tepat
      8. 10.07.2012,
        20:55
        sulis
        benahi dulu jam mengajar guru, akan sangat aneh jika ada guru bersertifikat tdk mempunyai jam mengajar
      9. 10.07.2012,
        17:02
        irawati hutabarat
        sy sgt senang diadakan ukg krn akan lbh mendorong para guru utk lbh mengetahui IPTEK n tdk gaptek....
      10. 10.07.2012,
        16:34
        eti
        siap, tapi benahi dulu cara kerjanya.