Sabtu, 25 Mei 2013 | 13:47:50
Home / Teknologi / Sains / Mobil Listrik Seharga Dua Motor Bebek

Sabtu, 28 Juli 2012 , 06:09:00

RELATED NEWS

BANDUNG -  PT Dirgantara Indonesia (DI) tak mau ketinggalan mendukung lahirnya mobil listrik nasional. Perusahaan produsen pesawat itu memberikan alternative monil listrik bernama Gang Car. Sesuai namanya, mobil tersebut siap menjelajah gang-gang sempit perkotaan karena bodinya yang ramping.

Direktur Utama (Dirut) PT DI Budi Santoso kemarin (27/) memamerkan Gang Car dengan empat varian. Yakni, dua varian berpenumpang dua orang termasuk supir. Kemudian satu varian berpenumpang empat orang termasuk supir. Terakhir, mobil berpenumpang dua orang termasuk supir, dilengkapi bak terbuka di bagian belakang.

Budi mengatakan, sejatinya mobil itu sudah tercipta lebih dari 10 tahun lalu. "Waktu itu kami buat karena sedang menganggur, tidak ada order pekerjaan utama (pembuatan pesawat terbang, red)," katanya. Saat ini, kata Budi, anggota tim pencipta Gang Car itu tinggal tersisa dua orang saja.

Gang Car ini diciptakan untuk masyarakat yang tinggal di gang-gang kecil. Lebar mobil ini tidak sampai 150 cm. Sehingga cukup mudah untuk melewati gang-gang sempit. "Keunggulan kami di sini. Gang sempit tidak bisa dilalui kendaraan-kendaraan pada umumnya kan?" tandasnya.

Meski belum diproduksi secara masal, PT DI sudah memiliki cetakan untuk membuat bodi mobil tersebut. Sehingga jika nantinya Gang Car dipilih pemerintah untuk diproduksi secara masal, mereka sudah siap.

Ganjalan utama saat ini adalah merubah sistem bahan bakar. Budi menuturkan jika Gang Car ini diciptakan sepuluh tahun lalu dengan bahan bakar minyak (BBM). Tetapi sekitar sepekan lalu, Budi mengaku mendapat telepon dari Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk merubah sumber energy Gang Car dari BBM menjadi listrik.

Budi menjanjikamn, dalam sepekan ke depan, Gang Car harus bisa jalan dengan sumber energi listrik. Dia optimistis mobil ini siap dipamerkan di Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 30 Agustus mendatang. Dia yakin, PT DI tidak akan mengalami hambatan berarti dalam merubah sumber energi dari BBM ke listrik.

Mobil ini, kata Budi, mampu melaju dengan kecepatan 60 km per jam. Soal harga, Budi memperkirakan, mobil yang sudah dipatenkan ini, harganya setara dengan dua motor bebek standar. "Mobil ini mudah-mudahan bisa menjadi alternatif penduduk perkotaan," katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh yang ikut meninjau proyek Gang Car mengaku senang karena saat presentasi di depan presiden SBY nanti, sudah memiliki banyak alternatif mobil listrik nasional. "Insyallah tanggal 10 Agustus nanti saya presentasi ke presiden," kata dia.

Nuh menceritakan, Kemendikbud menjadi koordinator program mobil listrik nasional. Dalam presentasi di hadapan Presiden SBY nanti, Nuh akan memaparkan seluruh jenis mobil listrik nasional yang selama ini berhasil ia kumpulkan. Baik itu buatan kampus negeri maupun karya BUMN serta lembaga negara lainnya.

Nuh berharap semakin banyak alternatif mobil listrik nasional bisa mempermudah mengejar target penciptaan prototype pada 2013 nanti. "Jadi nanti akan dikaji dan dipilih mana yang paling tepat. Mulai dari sisi tampilan, teknologi mesin, hingga nilai ekonomisnya," ucapnya.

Setelah berhasil menciptakan prototype, upaya berikutnya adalah tahap produksi masal. "Di negara-negara lain, proyek mobil listrik sudah berjalan dua sampai tiga tahun lalu. Jadi kita tidak terlalu ketinggalan," katanya.

Menteri asal Surabaya itu menceritakan, semangat awal penerapan program mobil listrik ini untuk mengatasi pemborosan BBM. Dia mengatakan jika selama ini BBM cukup boros untuk kendaraan pribadi, transportasi masal, dan angkutan barang. Dia berharap mobil listrik nasional bisa mengatasi pemborosan BBM untuk kendaraan pribadi. (wan/nw)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 06.02.2013,
      19:04
      Maria ariwulan
      Sy sgt setuju bget dan cepat2 d realisasikan donk pak nuh sy sgt senang dgn mobil anak bangsa krn bentuknx yg imut mdh2an hrgnx bner senilai 2 motor bebek klo sy pesan dmn y pak From mobile
    2. 30.01.2013,
      14:00
      kursuskilat-com
      Siap-siap kurikulum baru mobil listrik
    3. 24.01.2013,
      20:10
      ernie lestyowati
      HIDUP MOBIL LISTRIK INDONESIA mudah-mudahan bisa membantu mengatasi krisis bbm di indonesia,kalau ada yg meragukan,jangan di dengerin maju terus.
    4. 15.01.2013,
      21:13
      Rusandar
      saya sangat mendukung sekali dg adanya mobil listrik,yg penting kwalitasnya oke hrg terjangkau
    5. 09.01.2013,
      00:39
      khafid
      Awet gk tuh.....?????
      Murah sih boleh tp jgn murahan aja. From mobile
    6. 13.12.2012,
      21:32
      aristio
      kl bisa bkn hanya hargany murah tp jg pling no 1 kwalitasny. From mobile
    7. 18.11.2012,
      19:46
      irwan
      teknologi berkembang pesat,mobil listrik harus merakyat dan itu dambaan warga indonesia,jgan pake bbm terus
    8. 09.11.2012,
      22:33
      supriyadi
      bikin mobil listrik tp yg sekaligus ada spool pengisian dong! Di koran jawa pos pernah ada, itu aja yg jd pilihan. Kan g' repot.
    9. 09.10.2012,
      00:12
      rahmat
      lebih baik jadi mobil hybrid, tinggal tambah, ga perlu dicopot semua komponen mesin lama. bbm habis ganti ke listrik/sebaliknya
    10. 12.09.2012,
      16:37
      romy
      Kalau bisa di Posting sama Gambarnya.......
      Terima kasih atas infonya
    11. 12.09.2012,
      10:56
      agus
      Sangat stju dg adanya mobil imut dan tentu berkwalitas doong,oh iya klu sekarang pingin pesen dimana ya.. From mobile
    12. 29.08.2012,
      20:36
      toser
      sudah cukup banyak produk mobil karya anak bangsa tinggal wujud nyata kapan dipasarkan... dan masyarakat bisa kejangkau membelinya.
    13. 10.08.2012,
      09:26
      luluk ismojo
      sy prinsip sangat setuju sekali karena sangat murah ramah lingkungan biaya sedikit. e bong tapi bagai mana dengan pengisian listrek dan jarak tem
    14. 06.08.2012,
      13:09
      bdg tea
      pa mentri jgn mobil dulu atuh mending motor yg dibikin,,tetep aja bakaln macet lagi kalo bikin mobil,,ntar dibahas lagi pemborosan BBL 5thn lg!!
    15. 02.08.2012,
      09:56
      NOOR FADJERI
      klo memng nnt mobil listrik shrga 2 mtr bebek, itu tntunya sangt trjangkau bg masy luas. mg2 bs cpt terealisasi. Ayo putra bangsa...maju dan jaya
    16. 31.07.2012,
      11:49
      Mang DjoDjo
      Saya yakin mobil/motor listrik cita cita Pak Dahlan Iskan bukan pencitraan, tapi tetap harus dikawal dari gangguan Produsen Mobil negara lain di Indonesia dan perlu penjagaan ketat di uji kelayakannya agar kepentingan bangsa tidak bisa dibohongi oleh segelintir orang yang tidak punya rasa nasionalis.
    17. 30.07.2012,
      20:33
      nurardianto
      Saya berharap utk molis bukan wacana belaka karena dng adanya molis merupakan perwujudan dari penghematan bbm yg falit dan efisien.
    18. 30.07.2012,
      12:07
      Alefruk
      Kalau body oke se. Pesen satu deh. Ya minimal 11,12 kayak nissan IG. From mobile
    19. 30.07.2012,
      09:07
      widigdo Sumarno
      Lebih cepat lebih Baik .dan Nanti pejabat Negara Mobil Ops nya di ganti gang Car Aja .
    20. 29.07.2012,
      03:23
      bambang
      semestinya diutamakan sepeda motor listrik dulu, mengingat kemacetan yang terjadi diperkotaan sangat memprihatinkan. kalau banyak kendaraan roda empat yang diproduksi, akan menambah lebih macet dari sebelumnya. mohon dipertimbangkan.
    21. 28.07.2012,
      22:54
      winarno
      moga ngak di ganggu principal jepang,krn produk dlm negri ngak berkembang,adanya keberatan dari nippon,takut produk toyota ngak laku...
    22. 28.07.2012,
      22:18
      doel
      jangan kelamaan, kalau bisa segera dipasarkan, From mobile
    23. 28.07.2012,
      21:12
      Guru Umar Bakri
      Kapan bisa dibeli di Wonosobo
    24. 28.07.2012,
      13:58
      M.Yunus
      Pemerintah ngawur, seharusnya sepeda motorlah yg harus dijadikan proyek kendaraan listrik nasional, mengapa? karena sepeda motorlah kendaraan utama sebagian besar rakyat indonesia! From mobile
    25. 28.07.2012,
      11:46
      Deva
      Kapan diluncurkan ke pasar? Jangan cuma wacana, dan jadi proyek politik pencitraan...
    26. 28.07.2012,
      11:17
      iwan
      mudah-mudahan sampai di kalimantan barat
    27. 28.07.2012,
      08:20
      Jumi
      Tdk bnyk komentar cukup 'besok saya beli' From mobile
    28. 28.07.2012,
      07:50
      R Daeng Nassa
      Kalau sampai dimakassar,kira-kira harganya berapa?