Kamis, 24 Juli 2014 | 11:15:07
Home / Bisnis / Saham United Dibeli Spekulan

Rabu, 22 Agustus 2012 , 06:06:00

BERITA TERKAIT

BEGITU melantai di bursa New York Stock Exchange, Amerika Serikat (AS), saham Manchester United langsung mendapatkan banyak peminat. Konglomerat AS kelahiran Hungaria George Soros tidak ketinggalan membeli saham Setan Merah, julukan United.
   
Soros yang dikenal sebagai spekulan saham, membeli hampir dua persen saham klub asuhan Sir Alex Ferguson itu. Yang dibeli juga merupakan saham kelas A. Harga persahamnya mencapai USD 13,06 atau setara Rp 123 ribu.
   
Pembelian itu dilakukan melalui perusahaannya Soros Fund Management LLC. Mereka membeli sebanyak 3,1 juta lembar yang artinya, Soros memiliki 7,85 persen saham kelas A United atau setara dengan 1,9 persen dari total saham United.

Owner United, yakni keluarga Glazer yang juga merupakan pemilik klub football Amerika Tampa Buy Biccaneers memutuskan untuk menjual sahamnya secara go publik mulai 9 Agustus lalu. Keputusan itu diambil untuk menambah suntikan dana mereka.

"Apa yang dilakukan Soros bisa memperkuat branding Manchester United untuk lebih mendunia, begitu juga dengan Premier League," jelas Philip Hall, analis saham, sekaligus partnert di bank Inner Circle Sports, seperti dikutip Chicago Tribune.

Biar begitu, Soros juga dikenal sebagai investor yang dianggap suka bertaruh secara ekstrem di lantai bursa. Dia dianggap sebagai pemain saham ulung alias spekulan. Makanya, hingga saat ini, dia diawasi secara ketat oleh manajemen bursa di AS.

Aksi Soros di bursa saham yang cukup dikenal adalah pada 1993 di mana dia bermain di pasa uang pounds Inggris. Spekulasinya membuat Soros bisa memenangkan transaksi yang bernilai USD 1 miliar atau setara Rp 9,4 triliun.

Selama ini Soros dikenal sebagai spekulan yang berani mengambil saham-saham yang sedang jeblok di bursa. Ini bukan kali pertama Soros memiliki saham di klub sepak bola. Pada 2008, dia pernah mengambil alih klub sepak bola Italia AS Roma dan mengeluarkannya dari belitan utang.

Kali ini, dia berani bermain-main di saham United karena dianggap punya masa depan yang cerah. Kebetulan, yang memberikan usulan adalah mitra dari Soros, yakni Hall. Bahkan, Soros juga disarankan membeli saham klub Inggris lainnya Liverpool. (ham)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar