Senin, 20 Mei 2013 | 00:15:52
Home / Pendidikan / Pendidikan / Nuh Minta Organisasi Guru Dongkrak Kualitas Pendidik

Rabu, 22 Agustus 2012 , 23:26:00

JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengimbau kepada seluruh organisasi guru yang ada di Indonesia untuk bisa ikut serta dalam meningkatkan kualitas guru. Pasalnya, peningkatan kualitas guru ini bukan hanya tugas dari pemerintah, akan tetapi juga harus ada campur tangan dari masyarakat.

“Jadi, sebaiknya organisasi guru bisa untuk membantu meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Dengan begitu, maka tentu permasalahan rendahnya kualitas guru dapat ditangani secara bersama-sama,” ungkap Nuh kepada JPNN di Jakarta, Rabu (22/8).

Mantan Rektor ITS ini mengungkapkan, selama ini organisasi guru dirasakan masih sangat minim untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru. Bahkan, lanjut Nuh, yang kerap kali dilakukan organisasi guru adalah hanya mengkritik.

“Bukan berarti pemerintah tidak mau dikritik. Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita berupaya bagaimana sama-sama mendukung perbaikan kompetensi guru. Apalagi jika ada organisasi yang bersedia bergabung dengan pemerintah untuk mengadakan pelatihan, itu lebih baik lagi,” paparnya.

Dicontohkan, pelatihan yang bisa digelar oleh para organisasi guru itu misalnya pelatihan IT,pelatihan pedagogic, dan lainnya. Dalam menggelar pelatihan ini, terang Nuh, organisasi guru tidak hanya bisa bekerjasama dengan pemerintah, namun bisa menggandeng pihak ketiga.

“Pihak ketiga itu, mungkin bisa PT Telkom. Mereka bisa menhgajarkan guru melek IT. Organisasi boleh kritisi, tapi mungkin lebih baik lagi sama-sama  membantu mengentaskan guru yang berkompetensi rendah. Metode pengukuran itu memang jauh lebih bagus daripada tidak ikut  mengukur tapi men-judge buruk,” tukasnya. (cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 18.12.2012,
      18:32
      Mukhammad Kholiq
      Himbauan pak Nuh sangat baik apabila dapat diwujudkan secara nyata. Persoalannya untuk melakukan koordinasi dan kerja sama dalam penanganan diklat terutama pemetakan dan sebaran guru yang akan memperoleh diklat nampaknya belum ada. Indikatornya ada seorang guru memperoleh diklat dari berbagai lembaga (P4TK, LPMP, Direktorat, Puskur) dalam konten yang sama.Sementara ada guru sejak menjadi guru hingga hampir purna tugas belum pernah memperoleh diklat. From mobile
    2. 03.09.2012,
      19:44
      adnan
      Makanya jangan terlalu mudah memberi ijin membuka LPTK dan perbaiki pola rekruitmen guru.
    3. 26.08.2012,
      09:43
      abdul jabbar
      PGRI kerjanya cuma mungut iuran dari guru, tapi ga pernah mikirin untuk meningkatkan mutu guru From mobile
    4. 25.08.2012,
      20:37
      wirdah
      ngomong aja,sekali2 terjun langsung,SIDAK, jadi tau sprti apa pendidikan yang sebenarnya... From mobile
    5. 25.08.2012,
      15:21
      Yuan Acitra
      Hai, Pak Nuh, ajarkan dulu guru agar hobi membaca, baru yang lainnya ;)

      Salam,
      Yuan Acitra
      yuanacitra.blogspot.co m From mobile
    6. 25.08.2012,
      13:53
      Madsmk
      ikatan guru indonesia (IGI) sudah melakukan berbagai pelatihan, it maupun karya tulis yg menggandeng telkom dan jg pertamina dan pihak lain. Tidak seperti PGRI yang sekarang terjebak pada lingkaran politik negri ini. Harusnya p nuh menyampaikan aktivitas itu. Agar jd motivator buat masyarakat luas dan IGI khususnya
    7. 25.08.2012,
      07:10
      puji harsono
      mks pak Nuh krn selama ini MPE LSM pendidikanku sering mengadakan itu secara mandiri, kadangkala dilihat dgn sebelah mata, sukses guru Indonesia From mobile
    8. 25.08.2012,
      05:10
      ROFIQ
      Benar itu pak menteri...ayo temen2
    9. 24.08.2012,
      18:08
      sete
      Jangan-jangan PGRI tambah salah tingkah bos.
    10. 23.08.2012,
      21:41
      belitut Ngurah
      Resep bagus dari Pak menteri.Gimana PGRI?