Rabu, 02 September 2015 | 03:19:15

Kamis, 20 Desember 2012 , 10:50:00

JAKARTA - Hari ini (20/12), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melantik HR Krisdianto sebagai Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim). Uniknya acara pelantikan tidak diadakan di dalam ruangan yang mewah dan adem layaknya pelantikan pejabat. Kali ini orang nomor satu di pemerintahan ibukota itu melantik sang walikota di atas panggung sederhana yang berlokasi ditengah-tengah pemukiman warga.

Tepatnya, di sebuah lapangan di daerah Kampung Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur. Acara pelantikan ini ikut disaksikan oleh ribuan warga. Ditemui usai pelantikan, Gubernur Jokowi mengungkapkan alasan pemilihan lokasi pelantikan yang tidak biasa itu. Alasannya, ia ingin pejabat yang dilantik dapat langsung melihat tugas-tugas yang harus diselesaikan.

"Kenapa dilantik kok rutinitas selalu di gedung, kenapa tidak di tempat permasalahan seperti ini. Satu saat mungkin saya akan melantik Kepala PU ya kan di tepi Ciliwung kenapa tidak," kata Jokowi kepada wartawan di lokasi acara.

Jokowi pun menolak anggapan bahwa acara pelantikan unik ini hanyalah bentuk pencitraaan. Menurutnya, justru pelantikan seperti ini memiliki manfaat dan bukan sekedar seremonial belaka. "Justru ini fungsional bukan seremonial," tegasnya.

Jokowi berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera mengatasi masalah-masalah yang ada di wilayah timur Jakarta. Permasalahan utama di Jaktim, menurut Jokowi, adalah penataan kampung yang belum maksimal.

"Ya terutama penataan kampungnya masih jauh. Penataan kotanya, tata ruangnya masih juga perlu diperbaiki, kemudian yang paling penting kemiskinan masih banyak, " papar mantan Wali Kota Surakarta itu.

Krisdianto diangkat sebagai Wali Kota Jaktim menggantikan Murdhani yang telah pensiun. Sebelumnya Krisdianto menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jaktim. Dalam acara tersebut Jokowi juga melantik Husein Murad sebagai Wakil Wali Kota Jaktim. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar