Selasa, 29 Juli 2014 | 13:38:57
Home / Politik / Pemilihan Umum / Diancam Digugat, Timsel KPU Sultra Nantang Balik

Minggu, 10 Maret 2013 , 16:50:00

BERITA TERKAIT

KENDARI -  Ketua Tim Seleksi calon anggota KPU Sultra, Eka Paksi merasa tidak terganggu dengan ancaman calon anggota KPU yang dinyatakan tidak lolos. Bahkan, ia menyatakan siap menghadapi gugatan dari orang-orang yang merasa dirugikan pada seleksi kelengkapan administrasi di muka hukum.

"Kalau gugatan itu sudah biasa, saya siap untuk hadapi gugatan itu, tidak mungkin kami timsel lari, proses hukum harus berjalan sesuai dengan prosesnya, kami tidak takut," kata Eka seperti yang dilansir Kendari News (JPNN Group), Minggu (10/3).

Menurutnya, pada seleksi awal itu, semua berkas adminitrasi dari para calon diperiksa dengan teliti dan sangat hati-hati, pihaknya tidak ingin kecolongan dengan adanya berkas yang tidak lengkap.

"Sudah ada juknisnya, kalau kurang satu saja persyaratannya maka langsung digugurkan, tidak ada tawar-menawar, namanya juga kelengkapan berkas jadi semua harus lengkap sesuai dengan apa yang disyaratkan," ujarnya.

Beberapa nama anggota KPU Kabupaten yang tidak lolos seperti, Martani, Almunardin, Ashari Usman dan Suhuzu, menurut Eka, karena ada beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi.

"Masalah makalah, dalam makalah itu jelas petunjuknya tidak boleh melebihi dua halaman, pertanyaannya juga cukup jelas, jadi kalau ada calon yang menjawab tidak sesuai dengan apa yang ditanyakan maka langsung digugurkan," ujarnya.

Ia bahkan bersedia memperlihatkan berkas kepada semua calon yang digugurkan, jika memang ada yang merasa keberatan, namanya tidak diloloskan.

"Kami cukup transparan, kalau ingin melihat dimana kekurangan dari kelengkapan berkasnya, silahkan datang ke sekretariat, kami akan perlihatkan kepada yang bersangkutan, tapi kalau untuk dibuka di media, saya tidak punya wewenang kecuali ada izin dari pemilik berkas untuk dipublikasikan di media, maka akan kami buka," kata Eka. (lina/awa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar