Stok Kertas BPKB STNK Habis

Stok Kertas BPKB STNK Habis
Stok Kertas BPKB STNK Habis
JAKARTA--Industri otomotif nasional khawatir kelangkaan blangko kertas BPKB (Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) berdampak negatif terhadap penjualan. Pasalnya, sejumlah pelanggan kecewa saat diberi surat keterangan sementara.  

   

"Di sejumlah daerah sudah ada pelanggan yang mengeluhkan soal ini, bahkan ada yang komplain melalui media. Mereka nggak mau tahu, maunya kalau beli mobil baru harus ada surat-suratnya. Sebagian orang bisa kita kasih pengertian tapi ada sebagian yang tidak bisa. Kita kasih penjelasan bagaimanapun mereka tetap ngotot maunya STNK dan BPKB yang asli," ujar Marketing and Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, Rabu (22/5).

 

Jonfis mengeluhkan tidak sigapnya pihak Kepolisian dalam menyediakan kertas BPKB dan STNK. Padahal kertas khusus seperti itu setiap hari dibutuhkan dan bisa diukur kebutuhannya seusai dengan proyeksi penjualan mobil yang dikeluarkan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) setiap tahun."Ini kan cuma soal kertas yang setiap tahun dibutuhkan, bukan lima tahunan atau dua tahunan sekali. Harusnya bisa diantisipasi dengan baik," keluhnya.

      

Dia mengaku tidak tahu apa penyebab utama kekurangan blangko kertas BPKB dan STNK ini. Namun yang pasti, tahun lalu penjualan mobil memang meningkat signifikan dari sebelumnya 894.164 unit (2011) menjadi 1.116.230 unit (2012)."Entah karena karena penjualan yang naik drastis tahun lalu, atau karena apa kita tidak tahu. Harusnya sudah bisa diprediksi sebelumnya. Kalau tahun ini diperkirakan 1,1 juta unit yang disiapkan lebih dari itu. Mudah kan," tukasnya.

      

JAKARTA--Industri otomotif nasional khawatir kelangkaan blangko kertas BPKB (Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News