Kamis, 23 Oktober 2014 | 10:03:52
Home / Nasional / Hukum / Pasok Sabu ke Diskotik, 2 Personil TNI Dibekuk

Kamis, 04 Juli 2013 , 21:38:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) membenarkan penangkapan dua personel TNI yang terlibat dengan penyalahgunaan narkoba di Pekanbaru, Riau, Kamis (4/7). Kedua aparat dari kesatuan loreng ini ditangkap karena memasik barang haram itu ke diskotik.

"Iya, BNN tangkap dua oknum anggota TNI yang memasok narkoba ke diskotik di Pekanbaru," ungkap Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto, saat dikonfirmasi via ponsel, Kamis (4/7) malam.

Ia mengatakan, dua tersangka tersebut berinisial RY dan BW. Barang buktinya sabu sabu dan pil ekstasi "RY bertugas di satuan Provost TNI dan BW anggota biasa dari pangkalan udara. Mereka membawa sabu lebih dari 0,5 kilogram dan ekstasi 400 butir lebih," tuturnya.

Jenderal pemilik dua bintang di pundaknya itu menagtakan selain dua personel TNI tersebut, pihaknya juga menangkap lima orang lainnya. "Untuk proses hukumnya, dua oknum TNI akan dibawa ke provost TNi dan lima orang yang sipil akan ditangani BNN," tutup Benny.

Informasi lainnya dihimpun JPNN, penangkapan tujuh tersangka ini berawal dari adanya informasi transaksi narkoba yang melibatkan dua oknum TNI, yakni RY yang saat ini berpangkat sersan dua dan BW berpangkat Sersan Mayor.Petugas kemudian menyelidiki sebuah rumah di Jl Sekuntuum III, Pekanbaru.

Dari tempat itu, petugas kemudian mengikuti tersangka RY yang singgah di salah satu bengkel kendaraan di seputaran Jl Paus, Pekanbaru. Dimana RY terlihat memasukkan sebuah tas kecil merah ke dalam mobil dan langsung pergi meninggalkan lokasi.

"Tak berapa lama, terlihat BW keluar dari bengkel dan memasuki mobil, disaat itulah petugas langsung menyergap BW dengan barang bukti ratusan ekstasi berwarna pink. Sedangkan RW, ditangkap di kediaman teman perempuannya di Jl Jondul Baru," tutup sumber. (ian/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 05.07.2013,
        09:38
        bintang timur
        Sbg masy tentu sedih ada aparat yg terjaring peredaran narkoba. Aparat jg manusia, tp hukum mesti ditegakkan dan beri hukuman bagi yg melanggar.