Jumat, 09 Desember 2016 | 08:55:57

Rabu, 04 September 2013 , 10:36:00

Diusulkan Dahlan Iskan-Pramono Edhie


PAYAKUMBUH-- Dukungan terhadap Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai calon presiden dari Partai Demokrat semakin menguat. Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar Capt H Josrizal Zain menilai, Dahlan Iskan adalah figur capres berbobot.

"Konvensi capres Partai Demokrat adalah konvensi berbobot yang digelar untuk demokrasi, dengan melibatkan rakyat dalam pemilihan dan penetapan pemenang. Dari konvensi berbobot ini, muncul 11 capres berbobot, termasuk Menteri BUMN Dahlan Iskan," kata Josrizal Zain kepada Padang Ekspres (Grup JPNN), Selasa (3/9).

Bagi mantan Wali Kota Payakumbuh dua periode berturut-turut itu, sosok Dahlan Iskan layak dipertimbangkan sebagai Capres 2014, karena sejak menjabat sebagai Dirut PLN sampai dipercaya Presiden SBY menjadi Menteri BUMN, banyak kebijakan pro rakyat yang digagasnya.

"Waktu Pak Dahlan jadi Dirut PLN, pemadaman listrik di Sumbar, dapat diminimalisir. Tidak seperti sekarang, listrik padam 2 sampai 3 kali sehari. Karenanya, kita juga minta Pak Dahlan, menugaskan PLN Sumbar, agar memberi kompensasi atas pemadaman listrik, berupa pemotongan tagihan kepada pelanggan," ucap Josrizal Zain.

Kendati belum menyatakan dukungan secara vulgar, Josrizal melihat Dahlan sebagai menteri pekerja keras. Mesti sering tampil dengan ciri khas sepatu sport dan kemeja putih, tapi Josrizal menilai style tersebut sebagai gambaran pribadi Dahlan yang bersikap merdeka dan berkarakter.

"Beliau inovatif, pembawa perubahan di lingkungan BUMN, serta berani membuat terobosan yang berpihak kepada pertumbuhan ekonomi dan kemandirian bangsa. Dari segi popularitas dan kapabelitas, Pak Dahlan memenuhi syarat jadi capres. Tinggal lagi dari segi elektabilitas," ucap Josrizal.

Lantaran itu, Josrizal yang kini menjadi calon anggota DPR-RI dari Dapil Sumbar II, menyarankan Dahlan Iskan, agar setelah konvensi capres Partai Demokrat dibuka pada September mendatang, semakin rajin blusukan ke daerah-daerah, dengan tetap mempertahankan ciri khas yang spontan atau tidak dibuat-dibuat.

"Pak Dahlan harus tetap dengan ciri khas yang merakyat. Tapi, paling penting, Pak Dahlan harus memperhitungkan capres lain yang berbobot, seperti Jenderal
Pramono Edhie Wibowo,  Marzuki Alie, Irman Gusman, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Dino Patti Djalal, Hayono Isman, Ali Maskur Musa, dan Anis Baswedan," kata Josrizal Zain.

cheap jordan shoescheap jordan shoescheap jordan shoessac longchamp pas cher