Sabtu, 29 November 2014 | 04:31:19
Home / Features / Istri Korban Histeris, Kecam Ahmad Dhani

Minggu, 08 September 2013 , 13:47:00

Mobil Mitsubishi Evo berwarna hitam dengan plat nomor B 80 SAL milik Abdul Qodir Jaelani (Dul) berada di Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Jakarta, Minggu (8/9). Mobil tersebut mengalami rusak berat akibat mengalami kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi. FOTO: Ricardo/ JPNN
Mobil Mitsubishi Evo berwarna hitam dengan plat nomor B 80 SAL milik Abdul Qodir Jaelani (Dul) berada di Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Jakarta, Minggu (8/9). Mobil tersebut mengalami rusak berat akibat mengalami kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi. FOTO: Ricardo/ JPNN

KELUARGA korban kecelakaan maut di Tol Jagorawi tepatnya di KM 8.200 yang melibatkan anak Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul (13), menuntut ganti rugi.

Salah satunya keluarga dari korban tewas, Qomaruddin. Ia saat itu berada di mobil Grand Max B 1349 TFM yang turut menjadi sasaran kecelakaan maut itu. Istri Qomaruddin, Foni (36) mengaku heran dengan Dhani. Sebab, Dhani memberi izin kepada anaknya untuk mengemudi.

"Dul yang salah. Belum cukup umur sudah diizinkan nyetir mobil. Dia yang sebabkan banyak yang meninggal dunia," kata Foni  di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (8/9).

Saat datang mencari jenazah suaminya, Foni menangis dan berteriak histeris. Ibu dari 3 orang anak itu terlihat terus menangis tersedu-sedu dan belum terima suaminya turut tewas dalam kecelakaan maut itu.

Menurut Foni, korban sempat tidak ingin bekerja pada hari Sabtu (7/9) karena kurang enak badan. Namun, pada akhirnya ia memutuskan bekerja.

"Saya mau Qomar! Kenapa laki gue sampai begini? Dia tadinya bilang kurang enak badan. Tapi akhirnya pergi kerja juga. Sebelum pergi sempat ciumin anak kesayangannya yang paling kecil (Fajar berusia 10 tahun). Qomar sempat pesen ke gue titip anak-anak ya," kenang Foni sambil terus berlinang air mata.

Foni menjelaskan korban sempat menelponnya sebelum kejadian kecelakaan maut itu terjadi, yaitu pada pukul 22.30 WIB. Dia kembali berpesan agar meminta Foni menjaga ke tiga anak mereka.  Foni mengatakan saat itu suaminya sedang dalam perjalanan menuju Cibinong (Bogor) untuk mengambil mobil.

"Qomar telpon saya, dia kemudian ngomong hati-hati lagi," tutur Foni.

Menurut Foni, para korban tewas dan luka-luka yang berada di mobil Grand Max itu adalah karyawan dari perusahaan Toyota Rain Car (TRC) daerah Sunter atau Ekspedisi mobil provit.

Biasanya, perusahaan ini mengunakan jasa driver atau supir untuk mengambil kendaraan yang masih plat putih.

"Komar itu mau ke Cibinong untuk ngambil mobil baru dan nanti dibawa ke Pelabuhan Tanjung Priok," kata Foni sambil terus menangis.

Foni menegaskan keluarga berencana akan menuntut Dhani dalam kecelakaan lalu lintas ini. Selain ganti rugi, ia mau kasus itu benar-benarkan diselesaikan dalam ranah proses hukum.

"Yang meninggal kan nggak cuma satu orang, banyak yang meninggal. Kita mau rembugin dulu. Harus pidana lah," tandas Foni. (flo/jpnn)

 

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 12.09.2013,
        07:46
        Eko Setiyono
        No Comment.. From mobile
      2. 11.09.2013,
        21:39
        hamba Allah
        ya Allah...., hancurkanlah orang yang pernah menginjak-injak nama-Mu itu.
      3. 11.09.2013,
        12:57
        yisella mahessa
        mnrut aq sbgai ortu slgi kta pnya bayak harta anak jangan d manja 2jgn truti kemauan mrka krna sgt mrugi kn lbih baik d manja kn dg ilmu he hd
      4. 09.09.2013,
        19:32
        sugiono
        Turut berduka cita sedalam dalamnya atas musibah besar ini, dan keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan kekuatan dan penghiburan, sungguh sangat berat cobaan ini karena kepergian Alm Bp Qomarudin begitu cepat. Dan juga yang lain, satu hal Keadaan segera dapat terselesaikn karena setiap kita merupakan Hamba Allah yang sungguh tidak akan pernah tahu hari esok, mari bersama terus bersandar kepda NYA, Semua segera diselesaikan dengan baik dan dengan koridor pintu penyelesaian yang sudah ada dan pada tempatnya. SALAM From mobile
      5. 09.09.2013,
        13:40
        Ditipu Sebeye
        hukum NKRI diuji kembali ... bakal tumpul ke mana ? ke atas atau ke bawah ?
      6. 09.09.2013,
        09:40
        mifTH
        ikut berbela sungkawa pada ibu dan anak almarhum Bpk. Qomarudn.smg tabah
      7. 08.09.2013,
        16:52
        david villa
        tu anak namanya doang bagus, kelakuan kayak bapaknya.... habis dugem tu anak. From mobile
      8. 08.09.2013,
        15:11
        jim praban
        Anak umur 13th koq bisa nyetir ngantar pacarnya...tapi siapa dulu bapaknya....si tengil a.dani....tapi dia banyak duit..atur aja pak polisi...
      9. 08.09.2013,
        14:10
        dul dul
        minta yg banyak tu ganti ruginya.ahmad dani kan musisi kaya raya diindonesia.duit nya melimpah ruah.kalau bisa ibu bunuh anak ibu skalian