Selasa, 28 April 2015 | 22:57:44

Senin, 14 Oktober 2013 , 06:52:00

BERITA TERKAIT

JOGJAKARTA - Resepsi pernikahan mengharukan terjadi di Jogjakarta tadi malam. Putri Herlina, gadis tanpa dua tangan, akhirnya mendapatkan suami pilihannya sendiri, Reza Hilyard Somantri, putra mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Maman Husein Somantri.

Bagi Putri Herlina, pernikahannya dengan Reza seperti kisah dongeng yang berakhir bahagia (happy ending). Seperti yang pernah dimuat di JPNN pada 9 Maret 2012, Lina -sapaan akrab Putri Herlina- mengaku dirinya "dibuang" orang tuanya sejak baru lahir. "Aku ditinggal di rumah sakit, mungkin karena tidak punya tangan dan mereka malu," ungkapnya.

Karena tak ada yang bertanggung jawab, Lina lantas dirawat Susiani Sunaryo. Saat itu Susiani masih berusia 25 tahun dan menjadi relawan di Yayasan Sayap Ibu. Kini Susiani menjadi ibu panti di Kadirojo, Kalasan, Sleman.

Yayasan Sayap Ibu didirikan oleh Soelastri, istri Bung Tomo, pahlawan perang Surabaya 10 November, pada 1955. Yayasan ini memang menampung anak-anak yang "tak dikehendaki" ayah-ibunya. Rata-rata mereka mengalami cacat ganda. Yakni, cacat fisik dan mental karena aborsi yang gagal. Sehari-hari mereka hidup mengandalkan donatur tidak tetap dan dana pemerintah.

Radar Jogja (JPNN Group) melaporkan, pada acara resepsi pernikahan di Gedung Mandala Bakti Wanitama, Jogjakarta, tadi malam, Lina terlihat bahagia. Gadis yang pada 3 Oktober lalu menginjak usia 25 tahun itu terlihat cantik dan ceria mendampingi sang suami di pelaminan.

Dengan keterbatasan fisiknya, Putri tanpa canggung menerima ucapan selamat dari keluarga besar serta undangan yang hadir. Beberapa tamu tampak tak bisa menahan haru menyaksikan kebahagiaan pasangan tersebut.

Keluarga besar Yayasan Sayap Ibu yang diwakili Djoko Pramono mengakui, Lina merupakan sosok panutan bagi adik-adiknya di Yayasan Sayap Ibu. Sejak kecil diasuh di yayasan tersebut, Lina tidak ingin dimanjakan saat mengalami kesulitan. "Anaknya benar-benar mandiri. Melakukan aktivitas apa pun dia tidak mau bergantung pada orang lain," jelas Djoko, 62, di sela-sela pesta pernikahan.

Saat digelar resepsi pernikahan, orang tua Reza, Maman Husein Somantri dan Neneng Widaningsih, tampak tersenyum saat putranya mendapatkan istri pilihannya. Sayang, keluarga Reza hingga akhir resepsi mengaku belum bisa memberikan keterangan.

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 23.10.2014,
          05:04
          Udin Majmudin
          Subhanalloh Alloh memberikan suami yang baik bagi perempuan yang baik
        2. 03.01.2014,
          01:20
          andhik rinto purwoko
          sungguh luar biasa keajaiban tuhan..... saya yg kata orang galak bisa nangis meneteskan air mata membaca kisah putri
        3. 08.11.2013,
          21:24
          monika herlin
          sungguh terharu d jaman seperti ini masih ada yg namanya cinta sesungguhnya,semoga bahagia...sampai akhir hayat,GBU
        4. 08.11.2013,
          20:27
          andri saja
          Insya Allah pernikahan mas reza dgn lina didasari cinta yang tulus murni bukan di dasari rasa ibah mudah-mudahan pasangan ini dilindungi ALLAH...
        5. 08.11.2013,
          13:23
          bambang subiyarta
          aku denger crita dari temen, semua tentang mba putri dari acara salah satu tv swasta,...aku mrinding dan terharu mendengarnya.'ALLOH MAHA BESAR'
        6. 07.11.2013,
          07:51
          HarryLauter
          yasinn From mobile
        7. 05.11.2013,
          00:52
          INDAH'nYACINTA
          PERTAMA & YANG TERAKHIR. INDAHNYA CINTA From mobile
        8. 02.11.2013,
          16:13
          jundy
          cinta pertama dan terakhir,cinta yang sangat suci,cinta yg sesungguhnya dari dalam hati.semoga bahagia selamanya.amin
        9. 01.11.2013,
          09:24
          wiwiek azza
          mas reza dan mbak lina,ak sangat terharu melihat pernikahan kalian bisa menjadi contoh bagi pasanagan2 lainnya dan muda2han langeng selamanya...
        10. 28.10.2013,
          21:56
          hmshaleh
          Reza hilyard telah melakukan hakikat dakwah akbar, semoga menjadi keluarga penghuni sorga, amin