Kamis, 23 Oktober 2014 | 10:51:04
Home / Nasional / Humaniora / Nasib Honorer K2 Gagal Diserahkan ke Daerah

Selasa, 12 November 2013 , 23:58:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Jumlah honorer kategori dua (K2) yang gagal menjadi CPNS dipastikan jumlahnya membludak.

Pasalnya, dari sekitar 654 ribu honorer K2 yang mengikuti tes CPNS pada 3 Nopember, hanya 30 persen saja yang akan diambil. Selebihnya, nasibnya diserahkan kepada masing-masing kepala daerah atau pimpinan instansi.

"Insya Allah 17 Desember mendatang, hasil tes CPNS baik pelamar umum maupun honorer K2 akan diumumkan. Khusus honorer yang tidak lolos akan kita kembalikan ke instansi pusat/daerah. Karena mereka yang mengangkatnya dan seyogyanyalah mereka juga yang harus menyelesaikannya," papar Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto di kantornya, Selasa (12/11).

Apakah honorer K2 harus dipekerjakan terus atau diberhentikan, menurut Tasdik, menjadi kewenangan pemda. Hanya saja, bagi guru honorer yang tidak lulus tes disarankan untuk tetap bekerja. Sedangkan bagi tenaga administrasi atau bagian umum, mengikuti kebijakan kada. Apakah diberhentikan atau dijadikan tenaga outsourching.

"Kalau misalnya kada memilih untuk memberhentikan, sebaiknya dilakukan dengan cara kemanusiaan. Sebab mereka telah bekerja lama, paling tidak ada penghargaanlah," ucapnya.

Berapa dana kompensasinya, Tasdik mengatakan, tergantung kemampuan daerah. Sebab bisa saja daerah A membayar tinggi karena APBD-nya besar. Sebaliknya daerah B membayar sedikit karena APBD-nya minim.

"Kami tidak mau mengeluarkan kebijakan apapun terkait honorer K2 yang tidak lulus ujian. Kami hanya menyelesaikan honorer K2 yang lolos dengan kuota nasional 30 persen sampai 2014. Sesudah itu kita tutup bukulah karena betapa susahnya mengatur masalah honorer," tandasnya. (esy/jpnn)

 

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 04.09.2014,
        12:39
        hadi warsito
        kejelasan nasib kami bagi K2 yang tdk diterima PNS bagaimana, yang menerima insensif itu dulu aja disaring pertahun lama kelamaan kan habis
      2. 25.06.2014,
        04:56
        cheap seo services
        jJtG5h Thanks-a-mundo for the post. Cool. From mobile
      3. 20.05.2014,
        15:26
        HAMSAR
        kami sudah lolos di kategori1 dan kenapa kami di masukkan ke k2 lagi ad ap padahal km sudah lolos berkas dan sudah memenuhi kriteria ini tdk adil
      4. 04.04.2014,
        23:49
        martona
        Tidak sulit kan yang dinamakan pembangunan berjalan terus ,tinggal kita mengatur ?
      5. 21.02.2014,
        09:00
        arma
        bagaimana nasib oprator sekolah yang ikut K2 tdk lulus ? semntara mereka krj memperjuangkn data sekolah. tlng diperhitungkan nasib oprator sekolh
      6. 20.02.2014,
        22:03
        sudjiantono
        pemerintah tidak adil masa kerja ptt yang telah mengabdi dua puluh tahun tidak diberi skor nilai kenapa gtt diberi skor nilai sama honorernya
      7. 19.02.2014,
        13:04
        jks
        apa yg membedakan k2 dan umum kl patokan utamanya hanya hasil tes yg poinnya besar trus poin untuk masa bakti berapa? mestinya pemerintah bijak
      8. 17.02.2014,
        15:13
        Andi wijaya
        Bagai mana Nasib Honorer K2 YAng tidak Lulus Tes, apakah ada kesempatan Ke.2 Untuk menjalan kan Seleksi Lagi Atau Bagai mana ?
      9. 15.02.2014,
        22:01
        jeki
        k2 sekarang yg lolos banyak yg tidak memenuhi syarat pemerintah sekarang krng teliti
      10. 15.02.2014,
        02:01
        Ambo Tunke
        Di Jambi ada tenaga honorer yang memalsukan datanya sehingga masuk K2 dan ternyata ia lulus bagaimana pemerintah menyikapi ada bukti absensinya