Tolak Kenaikan SPP, Ratusan Siswa SMA Demo Sekolahnya

Tolak Kenaikan SPP, Ratusan Siswa SMA Demo Sekolahnya
Siswa SMAN 13 Medan, Sumatera Utara, berdemonstrasi menolak kenaikan SPP. Foto: pojoksatu/jpg

jpnn.com - MEDAN – Ratusan siswa menggelar aska demonstrasi di SMAN 13 Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/9) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Siswa kelas XI dan kelas XII itu berkumpul di area lapangan, sambil berteriak menolak kenaikan uang SPP menjadi Rp 150 ribu.

Melihat ratusan siswanya berhamburan di lapangan sekolah sembari menyuarakan aspirasi, pihak SMAN 13 Medan baik guru, staf maupun petugas keamanan panik. Mereka berusaha menenangkan siswa agar tetap tenang.

Tak lama, ratusan siswa kemudian bergerak menuju pintu masuk/keluar gerbang sekolah. Para siswa hendak keluar untuk menyampaikan keluhannya. 

Namun, petugas keamanan sekolah bersama sejumlah guru melarang siswa untuk keluar. Bahkan, pintu gerbang pun digembok sehingga para siswa tak bisa keluar. Akhirnya, siswa pun ramai-ramai berkumpul di pintu gerbang.

Cindy (nama samaran, red), siswi kelas XII SMAN 13 Medan yang sempat diwawancarai mengaku, aksi yang dilakukannya lantaran dipicu pihak sekolah menaikkan uang SPP. Menurutnya, kenaikan uang SPP tersebut sarat terindikasi dengan praktik korupsi.

“Kepala sekolahnya diduga korupsi karena uang sekolah dinaikkan. Biasanya Rp100 ribu, sekarang jadi Rp150 ribu. Sekolah tidak pernah memikirkan kami, apakah kami orang mampu semua,” ujarnya dibalik pintu gerbang seperti diberitakan pojoksatu (Jawa Pos Group) hari ini (15/9).

Diutarakan Cindy, uang SPP sebesar Rp150 tersebut berlaku baru bulan ini (September). Namun, pemberlakuan yang diterapkan sekolah tanpa adanya dukungan orang tua siswa.

MEDAN – Ratusan siswa menggelar aska demonstrasi di SMAN 13 Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/9) pagi sekira pukul 09.00 WIB. Siswa kelas XI

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News