2 Anak yang Hilang Terserat Arus Sungai di Lebak Masih Belum Ditemukan

2 Anak yang Hilang Terserat Arus Sungai di Lebak Masih Belum Ditemukan
Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR melakukan pencarian dua anak yang terseret Sungai Cisimeut Kabupaten Lebak. (ANTARA/HO-Basarnas)

jpnn.com, LEBAK - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) masih terus mencari dua anak yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Cisimeut Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak, Banten, Minggu.

Kepala Seksi Operasi Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan atau SAR Nasional (Basarnas) Banten Heru Amin yang dikonfirmasi dari Rangkasbitung mengatakan bahwa dua bocah yang terseret arus deras sungai tersebut bernama Asila (5) dan Akira (7).

Peristiwa itu terjadi Minggu pukul 15:00 WIB saat korban Asila tengah mandi di pinggir sungai itu terlihat tenggelam dan berusaha ditolong oleh korban Akira, namun gagal dan keduanya terseret arus dan belum ditemukan sampai saat ini.

"Kami berharap pencarian kembali dilakukan Senin (25/3) besok bisa ditemukan," katanya.

Basarnas Banten memberangkatkan Tim dan Unit Siaga SAR Pandeglang untuk melakukan pencarian terhadap kedua korban ke lokasi kejadian perkara dengan jarak tempuh sejauh 16,39 kilometer.

Tim melakukan koordinasi dengan keluarga dan warga setempat hingga melakukan pemantauan dan pencarian di sekitaran lokasi kejadian perkara.

Namun, keberadaan korban warga Kampung Babakan Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Banten masih belum ditemukan.

"Kami bekerja sama dengan tim SAR gabungan di antaranya Polri, TNI, BPBD, relawan dan warga setempat," katanya. (antara/jpnn)

 

Tim SAR masih terus mencari dua bocah yang hilang gegara terbawa arus sungai di Lebak, Banten.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News