JPNN.com

2 Orang Positif Covid-19 setelah Kontak dengan Penumpang Pesawat yang Sempat Kabur

Sabtu, 15 Agustus 2020 – 12:12 WIB
2 Orang Positif Covid-19 setelah Kontak dengan Penumpang Pesawat yang Sempat Kabur - JPNN.com
Pelaksanaan Swab Test COVID-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menyampaikan kabar terbaru soal kasus Covid-19 di provinsinya, Sabtu (15/8).

Bang Midji -panggilan akrabnya- mengungkapkan bahwa berdasar hasil pemeriksaan 223 sampel uji usap atau swab oleh Laboratorium Rumah Sakit Untan, Pontianak, ada 214 yang negatif dari Covid-19, sedangkan enamlainnya sembuh.

Namun, ada tiga kasus positif Covid-19 baru yang ditemukan berdasar hasil pemeriksaan tersebut. "Ada tiga kasus baru," kata Bang Midji melalui akunnya di Facebook.

Bang Midji mengatakan, dua dari dari tiga kasus baru itu menjalin kontak dengan salah satu penumpang pesawat rute Surabaya - Pontianak yang sempat kabur ketika hendak diisolasi petugas beberapa waktu lalu. Penumpang itu akhirnya diamankan petugas dan diisolasi di Rusunawa, Nipah Kuning.

"Ketiga kasus baru ini, dua di antaranya duduk atau kontak dengan penumpang pesawat dari Surabaya yang heboh itu," ujarnya.

Adapun satu orang lagi merupakan teman salah seorang pasien Covid-19 yang dirazia di kafe beberapa waktu lalu. "Kemudian satu orang teman ngobrol pasien yang dirazia di salah satu kafe," kata Bang Midji.

Mantan wali kota Pontianak itu mengimbau seluruh warganya  tetap pakai masker dan menjaga jaga jarak fisik. "Mungkin anda yang positif Covid-19 kategori OTG (orang tanpa gejala) dan karena imunitas tubuh baik (jadi) sembuh, tetapi menurut para ahli, paru-paru mereka memutih," ungkap Bang Midji.

Selain itu, Bang Midji juga mengimbau warganya yang telah sembuh dari Covid-19 rajin periksa ke dokter. "Dah, sekarang berjemur, setelah itu mandi, selanjutnya silakan beraktivitas. Salam sehat, senyum dan bahagia selalu," pungkasnya. (boy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara