2023 Bisnis Pembiayaan Rumah Diprediksi Tumbuh, BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial

2023 Bisnis Pembiayaan Rumah Diprediksi Tumbuh, BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN. Foto dok BTN

Berdasarkan survey dari Bank Indonesia pada Q3 2022, 74.53% responden yang menyatakan masih bergantung pada KPR untuk bisa memiliki rumah.

"Oleh karena itu BTN akan terus menjadi bank yang fokus memberikan KPR karena top of mind masyarakat bahwa KPR Pasti BTN," kata Haru.

Senada dengan Haru, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan KPR terus menunjukkan perbaikan dengan risiko yang secara umum relatif terjaga.

"Kinerja sektor properti tetap kuat, tercermin dari perkembangan proyek properti residensial dan apartemen yang tetap baik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna menegaskan pemerintah terus berupaya menyelesaikan backlog perumahan melalui program-program bantuan perumahan yang tidak hanya affordable, namun juga equitable serta mendukung sustainabilitas bagi pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan subisidi perumahan.

Herry menyebut ada lima usulan pengembangan KPR Subsidi yang akan dijalankan pemerintah yakni dengan optimalisasi KPR FLPP, memperluas jangkauan KPR ASN/TNI/Polri, Rent to Own (RTO) untuk MBR Informal, KPR dengan Skema Staircasing Shared Ownership (SS0), serta pemberian KPR Mikro.(chi/jpnn)

BTN menilai generasi millenial yang mendominasi populasi masyarakat Indonesia saat ini.


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News