24 Gampong di Aceh Tenggara Terendam Banjir, 1 Anak Hilang

24 Gampong di Aceh Tenggara Terendam Banjir, 1 Anak Hilang
Banjir melanda daerah permukiman penduduk di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Senin (13/11/2023). (ANTARA/HO-BPBD Aceh Tenggara)

jpnn.com - BANDA ACEH - Sebanyak 24 gampong atau desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, terendam banjir yang disebabkan hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (13/11) malam.

"Kondisi terakhir, air belum surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas sebagaimana dikutip dalam keterangan pers Pusat Data dan Informasi BPBA di Banda Aceh, Selasa (14/11).

Menurut keterangan pers Pusat Data dan Informasi BPBA, banjir melanda lima gampong di Kecamatan Bambel, tiga gampong di Kecamatan Semadam, dua gampong di Kecamatan Babussalam, lima gampong di Kecamatan Lawe Bulan, dua gampong di Kecamatan Ketambe, satu gampong di Kecamatan Lawe Sumur, dan enam gampong di Kecamatan Bukit Tusam.

Ilyas mengatakan untuk jumlah warga yang mengungsi masih dalam pendataan. Sementara, seorang anak masih hilang dan dalam pencarian.

"Korban terdampak, yaitu dua orang luka-luka warga Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam, dan satu orang hilang atas nama Abbas usia 2,5 tahun, warga Desa Pasir Puntung," ungkap Ilyas.

Dia mengatakan bahwa petugas BPBD bersama anggota tim SAR, TNI, Polri, dan warga sudah digerakkan untuk mencari anak yang dilaporkan hilang saat banjir.

Ilyas menyampaikan bahwa banjir menggenangi permukiman penduduk serta menyebabkan tiga rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak ringan di bagian wilayah Aceh Tenggara.

Selain menggenangi permukiman penduduk, kata dia, banjir menyebabkan beberapa bagian jalan nasional terendam serta dua mobil dan tiga sepeda motor terbawa arus.

24 gampong di Aceh Tenggara terendam banjir. Satu anak hilang dan masih dalam pencarian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News