3 Kasus ATM Bobol di Mataram
Minggu, 24 Januari 2010 – 05:42 WIB
3 Kasus ATM Bobol di Mataram
MATARAM--Pembobolan ATM terus terkuak di sejumlah daerah. Kali ini terungkap di Mataram, ada tiga kasus yang laporannya sudah masuk ke aparat kepolisian setempat. Dua kasus menimpa nasabah Bank Mandiri, satu lagi di Bank BNI. Aparat kepolisian setempat tidak bisa bergerak cepat lantaran harus mendapat izin dulu dari Bank Indonesia (BI) untk melakukan pelacakan. "Kali ini modusnya beda, kartu ATM korban awalnya hilang. Setelah dicek melalui mobile banking, ternyata telah terjadi transaksi sebesar Rp 10 juta," jelas Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Iptu Andrie Handoko.
"Sampai saat ini, kasus penipuan melalui mesin ATM yang ditangani Polres Mataram mencapai tiga kasus. Dua kasus terjadi di mesin ATM Bank Mandiri, satu kasus lagi menimpa Ririn Apriani di Bank BNI," jelas Kapolres Mataram melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Iptu Andrie Handoko, kemarin. Sejauh ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Diakui perwira pertama Polri ini, untuk mengusut kasus semacam ini cukup sulit. "Sesuai Undang-undang (UU) Perbankan, kita harus minta izin ke Bank Indonesia (BI)," katanya.
Kasus terakhir menimpa Ririn Apriani, 26 tahun, warga Jalan Mandiri Nomor 1 Kelurahan Pejeruk, Ampenan. Uangnya yang tersimpan di rekening Bank BNI tiba-tiba raib, Jumat lalu. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Mataram, Jumat sore.
Baca Juga:
MATARAM--Pembobolan ATM terus terkuak di sejumlah daerah. Kali ini terungkap di Mataram, ada tiga kasus yang laporannya sudah masuk ke aparat kepolisian
BERITA TERKAIT
- Polisi Gelar Pengamanan Humanis di May Day Pelabuhan Tanjung Priok
- Buruh Kepung Kantor Gubernur Jateng, Teriakkan Upah Sangat Rendah
- Kebijakan Ahmad Luthfi: Tarif Bus untuk Buruh Hanya Rp 1.000
- Polisi Klaim Botol Miras di Kantor Gubernur Jateng Jadi Bahan Molotov May Day
- Momentum May Day, Gubernur Luthfi Berdayakan Buruh Melalui Koperasi
- Miras Masuk Lapas Bukittinggi, Puluhan Napi Keracunan, 1 Orang Tewas