JPNN.com

3 Penyebab Pelamar CPNS Gagal di Tahap Seleksi Administrasi

Kamis, 01 Agustus 2019 – 00:16 WIB 3 Penyebab Pelamar CPNS Gagal di Tahap Seleksi Administrasi - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Faktor penyebab pelamar CPNS tidak lulus seleksi administrasi ternyata masih didominasi oleh masalah dokumen. Banyak pelamar yang dokomennya tidak lengkap.

Hal ini harus jadi perhatian bagi pelamar CPNS 2019 agar tidak gugur di tahap seleksi administrasi.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, dari hasil evaluasi pengadaan CPNS 2018 terdapat tiga faktor terbanyak penyebab peserta gugur dalam seleksi administrasi.

Pertama, ijazah tidak sesuai kualifikasi pendidikan. Misalnya formasi yang dibutuhkan adalah guru matematika, tapi yang melamar berijazah sarjana bahasa.

Kedua, dokumen pendukung tidak lengkap. Dokumen pendukung misalnya ijazahnya hanya berupa surat keterangan dari perguruan tinggi.

Ketiga, KTP yang di-upload tidak jelas atau bukan kartu identitas asli. KTP yang tidak asli ini menyusahkan pelamar saat mendaftarkan online.

BACA JUGA: Berikut Daftar Daerah Penempatan Ribuan Lulusan IPDN, Beralih jadi PNS Daerah

"Banyaknya peserta yang mengundurkan diri setelah penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) juga menjadi permasalahan dalam rekrutmen CPNS 2018, Sehingga dibutuhkan koordinasi instansi pusat dan daerah untuk mengatasi hal tersebut, terutama koordinasi mengenai data kependudukan,” tutur Bima di Jakarta, Rabu (31/7).

Dia mengingatkan bagi pelamar yang ingin mendaftar CPNS untuk menyiapkan seluruh dokumennya. Ketika rekrutmen dibuka, pelamar tidak kebingungan dan menghabiskan waktu hanya untuk mengurus kelengkapan administrasi.

Dia menambahkan, saat ini telah tersedia 108 titik lokasi Station Computer Assisted Test (CAT) BKN dan CAT instansi daerah sebagai infrastruktur rekrutmen ASN 2019 dengan jumlah 7.532 PC.

BACA JUGA: Jelang Pendaftaran CPNS dan PPPK, Guru Honorer Gencar Lobi BKD

Tentu masih dibutuhkan tambahan titik lokasi lagi guna memberikan kemudahan bagi peserta rekrutmen ASN 2019. (esy/jpnn)

 

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...