4 Pemuda Dikawal Polisi Bersenjata, Siapa Mereka?

jpnn.com, BOGOR - Pelaku perusakan kantor perusahaan swasta di kawasan Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat, diringkus aparat.
Aksi barbar yang dilakukan sejumlah pemuda dari organisasi masyarakat (ormas) itu terekam CCTV.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto menjelaskan ikhwal terjadinya aksi perusakan kantor swasta tersebut.
Kejadian itu terjadi pada Sabtu (17/4), karena adanya penarikan kendaraan oleh pihak perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor kepada salah satu nasabahnya, lantaran menunggak pembayaran.
Merasa tidak terima, nasabah tersebut pun melaporkan kejadian ini ke salah satu ormas yang berada di Kecamatan Megamendung, Bogor.
Merasa terpancing, beberapa orang yang berasal dari ormas itu berbondong-bondong mendatangi kantor tersebut, dengan maksud mengambil kembali mobil.
Karena tidak ada kesepakatan, kata Dhoni, sehingga terjadi aksi kekerasan yang mengakibatkan pintu kantor Adira Finance rusak.
“Terlihat dari rekaman CCTV memang mereka melakukan perusakan,” kata Kompol Dhoni, dilansir dari Radar Bogor, Kamis (29/4).
Tersangka Z harus meninggalkan empat orang anak bersama istrinya selama dia menjalani hukuman.
- Bogor Food Festival Hadirkan Jajanan Nusantara di Lippo Plaza Ekalokasari
- 3 Anggota Ormas Sok Jagoan Jadi Tersangka Kasus Pemerasan
- BG Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Ormas Bermodus Premanisme
- Pabrik BYD Belum Beroperasi Secara Aktif, Tetapi Sudah Diganggu Ormas
- Ormas Kebablasan Bukan Diselesaikan dengan Revisi UU, tetapi Penegakan Hukum
- Kodam I/Bukit Barisan Bantu Warga yang Diduga Diintimidasi Ormas