4 Tahun jadi Buronan Kasus Perampokan, Lari ke Papua, Akhirnya Tertangkap Polisi

4 Tahun jadi Buronan Kasus Perampokan, Lari ke Papua, Akhirnya Tertangkap Polisi
Perampok yang menjadi buronan selama 4 tahun. Foto: ngopibareng

jpnn.com, PROBOLINGGO - Kepolisian berhasil membekuk buronan kasus perampokan yang telah kabur sekitar empat tahun.

Pelaku adalah Buyan (41) pentolan perampok yang menyatroni rumah tetangganya sendiri di Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Saat ditangkap, Buyan didapati membawa bondet dan dua celurit.

“Setelah buron empat tahun, tersangka Buyan kami tangkap di Jalan Gubernur Suryo, Kota Probolinggo, Rabu, 17 Juni,” kata Kasat Reskrim Polresta, AKP Heri Sugiono saat rilis di Mapolresta Probolinggo.

Meski membawa bondet dan dua celurit, Buyan tidak melawan saat ditangkap di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Dalam catatan polisi, warga Desa Pohsangit Lor itu tidak hanya merampok sepeda motor. Dia juga nyaris memperkosa korban

AKP Sugiono menceritakan, sekitar empat tahun silam tepatnya 18 Mei 2016, Buyan bersama tiga anggota komplotannya menyatroni rumah tetangga satu dusun, Dusun Krajan, Desa Pohsangit Lor.

Sasarannya, rumah Abdul Rohman yang juga warga Dusun Krajan.
 
Dua anggota komplotan itu ditangkap polisi lebih dulu pasca-perampokan yakni, Ngatiwi dan Buadi. Keduanya, kini sedang menjalani hukuman di Lapas Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Pentolan perampok tertangkap polisi setelah empat tahun menjadi buronan dan kabur ke Papua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News