5 Persen HIV/AIDS Diidap Ibu Rumah Tangga

5 Persen HIV/AIDS Diidap Ibu Rumah Tangga
5 Persen HIV/AIDS Diidap Ibu Rumah Tangga
BATANG - Penyebaran Human Immuno-deficiency Virus dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Batang, tidak hanya pada Wanita Pekerja Seks (WPS), akan tetapi juga ibu-ibu rumah tangga. Dari data yang ada di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Batang, dari 82 penderita, lima persennya terjadi pada ibu rumah tangga (IRT).

Terakhir, dari laporan Klinik IMS Puskesmas Banyuputih, seorang ibu rumah tangga dinyatakan positif menderita HIV/AIDS. Bahkan yang lebih mencengangkan, dicurigai bahwa anak dari ibu tersebut tertular penyakit mematikan itu. "Temuan itu berasalkan dari seorang ibu rumah tangga yang memeriksakan diri ke Klinik IMS Banyuputih, dan muncul kecurigaan bahwa anaknya tertular. Saat periksa dia diantar oleh suami dan seorang perangkat di desanya," ungkap M Fajar Sajidin, Pengelola Program Sub Sub-Recipient (SSR) KPA Batang.

Berbagai hal bisa menyebabkan seorang ibu rumah tangga terjangkit HIV/AIDS. Di antaranya yakni ibu rumah tangga tersebut adalah mantan dari seorang WPS. Namun juga bisa disebabkan tertular oleh suaminya yang menjadi penderita, akibat tertular saat berkunjung ke lokalisasi.

Selain ibu rumah tangga, penyebaran HIV/AIDS tidak hanya terjadi pada WPS yang berada di lokalisasi saja. Melainkan sudah merambah ke beberapa warung remang-remang yang tersebar di sepanjang Jalur Pantura Batang. "Memang di warung-warung remang sudah yang menderita, termasuk di warung-warung sekitar Surodadi Gringsing," jelasnya.

BATANG - Penyebaran Human Immuno-deficiency Virus dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Batang, tidak hanya pada Wanita

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News