51 Santri di Jonggol Bogor Keracunan Makanan

51 Santri di Jonggol Bogor Keracunan Makanan
Santri korban keracunan makanan dirawat di RSUD Cileungsi. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, BOGOR - Diduga keracunan makanan, puluhan santri Pondok Pesantren Madinatul Qur’an di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Bogor, dilarikan ke Puskesmas Jonggol dan RSUD Cileungsi.

Informasi yang diperoleh, ada 51 santri yang mengalami keracunan. 43 orang dirawat di RSUD Cileungsi dan 8 orang dirawat di Puskesmas Jonggol. Para korban mengalami keracunan usai makan sore pukul 16.30 WIB, Minggu (2/2).

Dokter IGD RSUD Cileungsi Harry Fernando mengatakan, penyebab keracunan para pasien diduga akibat makanan. Selain observasi lanjutan, banyaknya pasien ini rumah sakit berharap ada tenaga medis dan obat-obatan tambahan.

“Mungkin ada bantuan untuk tenaga medis, ya. Karena jumlah pasiennya banyak untuk stok obat-obatan juga harus ditambah,” kata Harry.

Harry mengungkapkan, sejauh ini para santri diduga mengalami keracunan dari makanan yang mereka konsumsi.

“Penyebabnya diduga karena keracunan makanan. Namun kami masih mencari lagi penyebabnya, kebanyakan mengeluh nyeri kepala, demam, dan muntaber, hampir semuanya mengalami itu,” ungkap Harry.

Camat Jonggol Andri Rahman mengatakan, pihak Pondok Pesantren sejauh ini masih melakukan proses penyelidikan penyebab sejumlah santri keracunan.

"Diduga penyebab para santri SMA di Madinatul Qur'an itu akibat makanan di luar menu makan malam yakni tempe dan sayur kangkung," katanya. (rp1/c/radarbogor)

Puluhan santri Pondok Pesantren Madinatul Qur’an di Jonggol, Bogor, dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Cileungsi akibat diduga keracunan makanan.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News