6 Fakta Briptu Khairul Ditembak pakai Senjata Laras Panjang, HP Istri Bripka MN Disita

6 Fakta Briptu Khairul Ditembak pakai Senjata Laras Panjang, HP Istri Bripka MN Disita
Oknum polisi Bripka MN ditahan sebagai tersangka kasus penembakan terhadap Briptu Khairul Tamimi. Foto: Ilustrasi Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Oknum anggota Polri Bripka MN (38) menembak rekannya sesama polisi, Briptu Khairul Tamimi alias Momon (26).

Briptu Khairul, bertugas di Bagian Humas Polres Lombok Timur, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Denggen, Selong, Lombok Timur, Senin (25/10) sore.

"Korban tewas akibat ditembak salah satu anggota polisi juga," kata Kapolda Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suryono, Senin.

Berikut sejumlah fakta terkait tragedi polisi tembak polisi yang menghebohkan tersebut.

1. Usai Latihan Bela diri

Senin pagi sebelum kejadian, Briptu Khairul bersama anggota lainnya mengikuti kegiatan latihan bela diri, untuk rangkaian kegiatan upacara kenaikan pangkat di halaman Mapolres Lotim.

Briptu Khairul langsung pulang ke rumahnya usai latihan bela diri. Rekan korban di kantor menelepon lantaran pekerjaan masih banyak.

Namun, telepon tidak mendapat respons. Ternyata HP korban ditinggal di kantor. Terpaksa salah satu anggota Polres Kotim pergi mencari Briptu Khairul ke rumahnya.

Polisi tembak polisi: berikut ini 6 fakta terkait aksi Bripka MN menembak mati Briptu Khairul Tamimi pakai senjata laras panjang, penyidik menyita HP istri pelaku.