7 Cara Aman dan Sehat Naik Skuter Listrik

7 Cara Aman dan Sehat Naik Skuter Listrik
Pengguna skuter listrik alias Grabwheels. Foto : Laily Rahmawaty/ Antaranews/HO

jpnn.com - Cara aman dan sehat naik skuter listrik sepertinya wajib diketahui. Pasalnya, baru-baru ini dihebohkan oleh kabar meninggalnya dua pengendara skuter listrik pada hari Minggu (10/11) lalu di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada dini hari.

Korban terpental beberapa meter lalu tak sadarkan diri akibat pendarahan hebat di kepala dan tulang belakang yang bergeser. 

Kecelakaan memang bisa dialami siapa saja, tetapi bukan berarti tak bisa dicegah. Dari sisi pengemudi mobil, sudah banyak kasus kecelakaan akibat mengendara dalam keadaan mabuk.

Sementara, dari sisi pengendara skuter listrik, ada baiknya saat mengendarainya harus lihat-lihat keamanan tempat (karena belum ada jalur khusus) dan baiknya memang tidak dilakukan larut malam.

Dilansir dari laman organisasi Healthy Children, risiko mengalami luka dan cedera saat mengendarai skuter listrik memang tinggi. Bila terjatuh, sudah pasti bisa terluka.

Sejumlah cedera yang umum terjadi adalah luka lecet, patah tulang, dan cedera kepala seperti trauma kepala ringan. Bahkan, tak menutup kemungkinan trauma kepala berat atau cedera lebih parah lainnya bisa terjadi, atau skenario terburuknya adalah hilang nyawa.

Cara aman naik skuter listrik

Meski seru, apalagi jika dilakukan dengan teman-teman, American Academy of Pediatrics(AAP) merekomendasikan agar anak-anak di bawah 16 tahun tidak boleh mengendarai skuter listrik.

Risiko mengalami luka dan cedera saat mengendarai skuter listrik memang tinggi. Bila terjatuh, sudah pasti bisa terluka. Lalu bagaimana cara aman naik skuter?

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News