JPNN.com

908 Guru Berlomba Menunjukkan Kreativitas Mengajar

Selasa, 13 Agustus 2019 – 22:56 WIB 908 Guru Berlomba Menunjukkan Kreativitas Mengajar - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 908 guru dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional tahun 2019.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Dr. Supriana, M.Ed mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program untuk memberikan apresiasi kepada guru yang telah melakukan inovasi dan kreativitas khusus.

”Dari 34 provinsi, mereka berkumpul. Kami akan melihat apa yang telah mereka lakukan di daerahnya masing-masing, dan khususnya tentu untuk peningkatan proses kegiatan mengajar, karena kedepan sumber daya manusia sangat dibutuhakan dan ini memang menjadi program pemerintah,” kata Supriana di Jakarta, Selasa (13/8).

”Peserta terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan yang merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, kemudian nasional,” sambungnya.

BACA JUGA: Mendikbud Usul ke Menkeu Agar Gaji Guru Honorer K2 Masuk DAU

Menurut Supriano, kualitas sumber daya manusia dalam memberikan materi kepada anak-anak didik dinilai dan dijadikan acuan untuk pengajaran di daerah masing-masing. ”Sehingga hasil dari mereka ini akan kami lihat mana yang bisa dimplementasikan di daerah-daerah,” ujarnya.

Supriano menambahkan, guru memiliki peranan penting dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak didiknya. Sumber daya yang baik tentu mempunyai pendidikan yang baik juga. Pendidikan yang baik tentunya tergantung dari para guru, tentunya kesempatan ini guru memiliki peran yang sangat besar dalam rangka meningkat sumber daya manusia, itu salah satunya,” tutur Supriana.

Acara yang diinisiasi Kemendikbud ini sebagai langkah konkret menyukseskan visi Pemerintah yang kini berfokus pada pembangunan manusia dan semangat HUT ke-74 RI SDM Unggul Indonesia Maju. “Karena guru yang berprestasi dan berdedikasi, bisa menjadi contoh dan teladan bagi murid dan lingkungan ekosistem pendidikannya,” pungkasnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...