Ada Daerah tak Mau Gelar Tes Covid-19 Massal, Ini yang Dilakukan Pak Ganjar

Ada Daerah tak Mau Gelar Tes Covid-19 Massal, Ini yang Dilakukan Pak Ganjar
Gubernur Ganjar Pranowo memimpin rapat evaluasi penanganan Covid 19 di Jawa Tengah. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Sejumlah daerah di Jawa Tengah dikabarkan tidak mau menggelar tes corona massal untuk mendeteksi persebaran COVID-19.

Alasannya karena khawatir dinilai citra daerah sebagai penyebab penyebaran covid-19. Meski begitu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tidak hilang akal terhadap masalah itu.

Saat ditanya tentang adanya daerah di Jateng yang enggan melakukan tes massal, Ganjar menerangkan telah menerjunkan tim kesehatan dari Provinsi Jateng ke daerah-daerah itu untuk melakukan pengecekan.

"Udah kami tes. Kami cek sendiri dari Pemprov. Dan ternyata, itu ada yang positif," kata Ganjar ditemui usai memimpin rapat evaluasi penanganan COVID-19 di kantornya, Senin (3/8/2020).

Menurut Ganjar, tes massal adalah salah satu cara untuk menurunkan penularan COVID-19. Untuk itu, dia selalu meminta bupati/wali kota se-Jateng gencar melakukan tes tersebut.

"Sekali lagi saya ingatkan, jangan takut soal citra. Dan daerah yang sudah mulai menguning atau menuju hijau jangan senang dulu, sekarang penambahan ke merah hampir merata di semua daerah," terangnya.

Dari laporan tim ahli penanganan COVID-19, tingkat persebaran COVID-19 di Jateng hampir merata. Angka reproduksi efektif atau RT pada minggu ke-31 meningkat dibanding minggu ke-30.

"Peningkatan ini terjadi terus menerus selama empat minggu terakhir. Artinya apa, ini serius," ucapnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengantisipasi daerah yang enggan menggelar tes covid-19 massal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News